The Art of War (Sun Tzu)
The Art of War (Sun Tzu)
Seringkali kalau di toko buku macam di Kinokuniya , atau di waterstone,
buku tentang militer terutama tentang Sun Tzu banyak terlihat. Terutama
di Singapore dan Hongkong , buku buku ini dibahas khusus. Ada
banyak versi tentang Art of War nya Sun Tzu ini dan kebanyakan strategi
Sun Tzu ini di aplikasikan pada dunia bisnis. Bisa dipahami mengapa
banyak di aplikasikan dalam dunia Bisnis. Karena antara dunia militer
dan dunia bisnis mempunyai banyak kemiripan.
Kalau dilihat dari pemikiran Sun Tzu tersebut , pokok pokok dari suatu
'perang' juga tidak akan berubah dari tahun ke tahun , yang membuat
berubah hanya medan nya saja dan strategi nya.
Berikut ini saya sarikan pokok pokok art of War nya Sun Tzu. Seharusnya
kita juga harus banyak mengkaji macam pemikiran /strategi Pokok pokok
Gerilya nya AH Nasution untuk banyak hal terutama untuk menenangkan
bisnis.
--------------------------
Pemikiran Militer Jepang dan Sun Tzu
"Dalam bergerak, hendaknya secepat angin;
Dalam gerakan lambat, hendaknya seanggun rimba belantara;
Dalam menggerebek dan menjarah, mengganaslah seperti api
Dalam bertahan, bertahanlah sekokoh gunung
dalam penyamaran , hendaknya anda tak tertembus seperti gelapnya malam
Dan bila menyerang, anda harus melanda seperti guntur
Militerisasi dalam praktik bisnis Jepang
Dalam tahap awal ; Peniru
Dalam tahap kedua ; Perbaikan kecil dalam proses
Tahap ketiga : Improvisasi
Tahap keempat : Berinovasi
Tahap akhir : Penciptaan
Perang dan bisnis
Militer dan manajemen
Garis Besar model art of war Sun Tzu
Seni manajemen strategis dan pemikiran
Seni manajemen strategis
Para guru seni berperang
Pemikiran kembali Jepang
Kesimpulan
Pelaksanaan Strategi : Faktor Operasional
Kecepatan dalam pelaksanaan
" Kecepatan adalah intisari perang. Manfaatkan ketidaksiapan musuh;
ambillah jalan yang tidak ia duga; dan serang tempat tempat di mana ia
tidak mengadakan persiapan "
Penjadwalan waktu
"Ketika hantaman burung elang mematahkan badan mangsanya, hal itu terjadi karena penjadwalannya y ang sempurna"
" Biasanya mereka tyang sampai dan menduduki medan
pertempuran lebih awal, mempunyai kesempatan untuk beristirahat dan
menunggu musuh. Mereka yang datang lambat terpaksa tergesa gesa terlibat
dalam pertempuran ketika mereka sudah lelah dan kehabisan tenaga"
Momentum
Menghindari kampanye berkepanjangan
Daya penyesuaian dalam manuver
Bentuk dan keluwesan
"Prinsip panduan dalam taktik militer dapat disamakan dengan air. Sama
seperti air mengalir menghindari ketingggian dan bergegas mengalir ke
daratan rendah, suatu tentara harus menghindari menyerang yang kuat dan
sebaliknya menghantam yang lemah"
"Seperti juga air yang membentuk dirinya sesuai dengan medan,
suatu tentara harus mengelola kemenangannya sesuai dengan keadaan
musuh. Sama seperti air, yang tidak mempunyai bentuk tetap, dalam
perangpun tidak ada aturan atau ketentuan tetap.
Daya innovasi
" Karena itu jangan mengulang taktik yang sudah membawa kemenangan, tetapi ubahlah sesuai dengan keadaan "
" ia harus mampu mengubah metode dan jadwalnya sehingga tidak ada yang
tahu maksudnya. Ia harus mampu memindahkan lokasi perkemahan dan rute
perjalanannya sehingga tidak seorangpun dapat meramalkan gerakannya"
Penggunaan inisiatif
Tipu-daya dalam tindakan dan strategi
Umpan
" Dengan memberikan umpan pada musuh, ia dapat dipikat untuk datang atas kemauannya sendiri "
" Berikan umpan kepada musuh untuk memikatnya; dan bila ia sdh dalam keadaan kacau,hantamlah "
Khayalan dan pura pura
" Karena itu jika mampu, anda berpura pura tidak mampu; jika aktif,
berpura pura tidak aktif, Bila berada dekat dengan sasaran, berlagak
seperti anda masih jauh; bila masih jauh ; tampakkan seperti sdh dekat."
" Pada permulaan pertempuran , hendaknya anda malu malu seperti perawan
supaya dapat memikat musuh dan menurunkan pertahanannya. Jika
pertempuran sudah berlangsung b eberapa lama, anda harus secepat kelinci
sehingga dapat memanfaatkan ketidaksiapan musuh".
Untuk berpura pura bingung ,seseorang harus punya disiplin , untuk
berpura pura menjadi pengecut, seseorang harus memiliki keberanian ;
untuk berpura pura lemah, seseorang harus memiliki keunggulan dalam
kekuatan.
karena itu , kemenangan yang direbut oleh seorang ahli perang tidak pernah memberikannya reputasi kearifan atau keberanian "
Penggunaan arah tindakan multpel atau tidak disangka untuk mengejutkan lawan
" Dia yang tahu bagaimana menggunakan pendekatan langsung dan tidak
langsung, akan meraih kemenangan, Itu yang dinamakan seni me-manuver"
" Jika ada yang bertanya : " Apa yang harus saya lakukan apabila
dihadapkan pada pasukan musuh yang besar dan tersusun rapi dan bersiap
siap memasuki
wilayah saya ? Jawaban saya adalah : " yang pertama anda harus lakukan
ialah merebut sesuatu yang sangat berharga bagi musuh, dan ia akan
tunduk pada keinginan anda "
" Sebab itu jangan mengulang taktik yang sudah pernah membawa
kemenangan. tetapi hendaknya itu selalu diubah ubah sesuai dengan
keadaan "
Memanfaatkan sarana yg ada
Memperkirakan reaksi musuh dan perubahan dalam lingkungan
Kecurangan,penipuan dan koruspi dalam bisnis dan politik
Pengkajian Strategi
Pengkajian subyektif
"Barang siapa yang memiliki pengetahuan mendalam tentang dirinya sendiri
dan musuh ditakdirkan u ntuk memenangkan semua pertempuran. Barangsiapa
yang akan memahami dirinya sendiri tetapi tidak dapat memahami
musuhnya, hanya memiliki peluang sama besar untuk menang. Barangsiapa
yang tidak memahami dirinya sendiri dan juga musuhnya, ditakdirkan untuk
kalah dalam pertempuran "
Dan
" Kenalilah musuh anda, kenalilah dirimu sendiri dan kemenangan anda
tidak akan terancam. Kenali lapangan, kenali iklim dan kemenangan anda
akan lengkap "
"
Karena itu panglima yang arif harus mempertimbangkan baik faktor
menguntungkan maupun faktor y ang tidak menguntungkan. Dengan
memperhitungkan faktor tidak menguntungkan di dalam faktor yang
menguntungkan, ia dapat memastikan bahwa rencananya itu layak. Dengan
memperhitungkan faktor menguntungkan di dalam faktor tidak
menguntungkan, maka ia dapat memecahkan kesulitan"
Dia yang tahu kapan harus berlaga dan kapan tidak, akan menang ;
Dia yang tahu bagaimana sebaiknya menyebarkan kekuatan besar dan kecil, akan menang :
Dia yang memiliki tentara yang bersatu dalam tujuan, akan menang ;
Dia yang sudah mempersiapkan diri untuk memanfaatkan peluang, akan menang :
Dia yang mempunyai panglima yang mampu dan tidak dipengaruhi oleh penguasa. akan menang "
Sasaran strategis
" jangan anda bertindak terkecuali ada keunggulan pasti yang anda
peroleh; Jangan menggunakan pasukan terkecuali anda dapat berhasil :
jangan berlaga terkecuali anda dalam bahaya "
" Di jaman dahulu, mereka yang ahli dalam ilmu perang memperoleh kemenangan dengan menaklukkan musuh yang mudah ditaklukkan "
" Kemenangan dapat diperoleh tanpa membuat kesalahan. Alasan mengapa ia
tidak membuat kesalahan adalah karena ia memastikan setiap gerakan yang
ia buat dan menaklukkan musuh yang sudah kalah "
Kesuian strategis
Keunggulan strategis
Penjadwalan waktu strategis
Pengkajian numerik
" Unsur ilmu perang yang pertama adalah pengukuran, kedua, perkiraan
biaya, ketiga perhitungan kekuatan; keempat menimbang peluang dan kelima
merencanakan kemenangan
"Berdasarkan sifat sifat lapangan, diperoleh suaty pengukuran ruang.
Berdasarkan pengukuran ruang dibuat perkiraan biaya. Berdasarkan
perkiraan biaya, dibuat perhitungan kekuatan. Berdasarkan perhitungan
kekuatan, dipertimbangkan kemungkinan untuk keberhasilan dan kegagalan.
Atas dasar pertimbangan kemungkinan, maka dimulai perencanaan kemenangan
"
Pengukuran ruang
Perkiraan biaya
Perhitungan kekuatan
Menimbang kemungkinan menang atau kalah
Merencanakan kemenangan
Contoh
Penerapan dalam bisnis
Menentukan bisnis seseorang (mengukur ruang)
Memperkirakan kekuatan finansial atau pengeluaran
Memperhitungkan sumber
Menimbang peluang untuk meraih keberhasilan
Taktik dan rencana fungsional (merencanakan kemenganan)
Perumusan strategi
Prinsip pemusatan kekuatan
Prinsip Sun Tzu tentang pemusatan kekuatan mengakui bahwa kekuatan
relatif di titik kontak. dan bukan kekuaan absolut, mementukan hasil
akhir pertempuran. Prinsip ini dibuktikan dengan ungkapan berikut ini :
"Tidak boleh tahu tempat dimana saya berniat menyerangnya, Karena jika
ia tidak mengetahuinya, maka ia harus mempertahankan banyak tempat. Dan
semakin banyak tempat yang ia pertahankan maka semakin terpecah
kekuatannya sehingga menjadi lebih lemah di setiap titik"
" JIka ia (musuh ) bersiap siap di garis depan, maka garis belakangnya
akan menjadi lemah; bila ia mempertahankan garis belakangnya, pertahanan
depannya akan menjadi lemah. JIka ia memperkuat sisi kirinya, ia akan
memperlemah sisi kanannya; jika ia memperkuat sisi kanannya, ia akan
memperlemah sisi kiri. Bila mempersiapkan semua sisi makan ia akan lemah
dimana mana"
" Kekuatan suatu tentara tidak bergantung pada pasukan besar. Jangan
anda maju dengan mengandalkan pada banyaknya pasukan saja. Sebaiknya
seseorang harus memusatkan kekuatannya dan dengan tepat memperkirakan
gerakan musuh supaya dapat menjebaknya"
Memilih medan pertempuran untuk memperoleh keunggulan relatif
"Jadi saya mengatakan bahwa kemenangan dapat diciptakan. Meskipun musuh
mempunyai kekuatan besar, saya dapat mencegahnya untuk menggunakannya"
Memilih kerahasiaan rencana pertempuran sendiri
" jika saya dapat mengungkapkan rencana musuh sementara saya dapat
merahasiakan rencaya saya , maka saya dapat memusatkan perhatian
sedangkan ia harus membaginya. Dan bila kekuatan saya terpusat sementara
kekuatan musuh terbagi bagi, saya dapat melepaskan seluruh kekuatan
saya terhadap sebagian kekuatan musuh di setiap titik serangan. DIsana
saya akan unggul secara numeruik dan musuh pasti akan berada dalam
kesulitan "
" Ia hanya membagi tugas pada prajuritnya, tetapi tidak menerangkan
tujuannya ; ia mengatakan kepada mereka untuk mencapai keunggulan tetapi
tidak mengatakan bahayanya "
Pengelabuhan
Prinsip menyerang
" Perang adalah suatu yang sangat penting bagi negara. ia menyangkut
mati hidupnya rakyat dan mempengaruhi kelanjutan atau keruntuhan negara.
Ia harus dipelajari dengan sungguh sungguh"
Perlunya Menyerang
" Ketangguhan dalam pertahanan tergantung pada usaha sendiri seseorang,
sementara peluang untuk menang tergantung pada musuh. Karena itu mereka
yang ahli dalam ilmu perang dapat membuat diri sendiri tangguh tetapi
tidak dapat menyebabkan mush menjadi mudah diserang"
" Di Zaman Kuno, mereka yg ahli dalam ilmu perang membuat diri sendiri
tak dapat diserang sebelum menunggu kesempatan mengalahkan musuh"
" Mereka yang tidak dapat menang harus bertahan; mereka yang dapt menang
harus menyerang; bertahanlah apabila kekuatan anda tidak mencukupi;
menyeranglah bila kekuatan anda berlimpah"
Perlunya menang dengan laba
Kebutuhan untuk menganut paham keunggulan relatif dalam jumlah
Kemungkinan membuat relung
Prinsip dari Zheng dan qi (kekuatan langsung dan tak langsung
Perumusan sasaran dan pilihan medan pertempuran
Perumusan sasaran
" Menaklukkan tentara musuh tanpa bertempur langsung; merebut kota kota
musuh tanpa serangan yang dahsyat; dan menghancurkan negara musuh tanpa
operasi berkepanjangan"
" Tujuan anda adalah merebut semua negara dalam keadaan utuh. Jadi
pasukan anda tetap segar dam kemenangan anda menjadi lengkap. INilah ini
dari strategi offensif
Memprioritaskan sasaran
" Bentuk tertinggi dari kepimpinan adalah menyerang strategi musuh;
Kebijakan terbaik kedua ialah dengan mengacaukan persekutuannya;
Setelah itu menyusul menyerang tentaranya ;
Kebijakan terburuk adalah mengepung kota kota berbenteng;
Mengepung kota dilakukan apabila tidak ada pilihan lain
Menyerang strategi musuh
" siapa yang mencapai dan menduduki medan pertempuran lebih dahulu
mempunyai waktu untuk beristirahat dan menunggu kedatangan musuh. Mereka
yg lambat tiba di medan pertempuran harus dengan tergesa gesa
melibatkan diri dalam pertempuran sementara mereka masih lelah dan
kehabisan nafas"
Mengacaukan persekutuan musuh
Menyerang tentara musuh
Mengepung kota berbenteng
Sasaran yang dapat dicapai
Sasaran harus menghasilkan perolehan bersih positif
" Perang adalah hal yang sangat vital bagi negara. Perang menyangkut
hidup dan matinya rakyat dan mempengaruhi kelanggengan atau keruntuhan
negara. Perang harus dipelajari dengan sungguh2 dan mendalam".
Sasaran harus menghasilkan perolehan bersih positif
Perumusan Strategi : pilihan medan pertempuran
• Prinsip memilih medan pertempuran
• Prinsip pemusatan kekuatan
• prinsip menyerang
• Prinsip kekuatan zheng (langsung) dan qi (tidak langsung)
Memilih medan pertempuran
Ada tiga faktor terkait dengan prinsip pemilihan medan pertempuran
• bidang bidang yang memiliki keunggulan menonjol
• bidang yang diabaikan oleh musuh
• sifat sifat dari medan pertempuran
Bidang yang memiliki keunggulan menonjol
" jangan anda sekali kali menggerakkan pasukan tanpa mengetahui keadaan
dari gunung, hutan, lembah berbahaya serta rawa dan sebagainya"
" Kita tidak dapat memperoleh keunggulan dari topologi lokal tanpa menggunakan pemandu lokal"
" Dengan memikat musuh dengan umpat menarik , ia dapat datang atas
kemauan sendiri. Dengan menimbulkan kerusakan dan menempatkan rintangan,
musuh dapat dicegah untuk menuju tempat yang ia kehendaki"
Dengan menjadi pertama yg menduduki medan
" Siapa yang pertama mencapai dan menduduki medan pertempuran lebih
dini, pada umumnya mempunyai waktu untuk beristirahan dan menunggu
kedatangan musuh. Mereka yg tiba lambat terpaksa tergesa gesa langsung
bertempur sementara mereka lelah dan kehabisan energi.
Dengan memilih medan pertempuran yg lbh menguntungkan diri sendiri daripada musuh
" Maka mereka yang terampil dalam ilmu perang selalu akan membawa musuh
ke tempat dimana ia ingin bertempur , dan tidak di bawa kesana oleh
musuh"
Wilayah yang diabaikan oleh musuh
" Untuk memastikan keberhasilan anda dalam menyerang sesuatu adalah
dengan menyerang tempat yg tidak dipertahankan oleh musuh atau di mana
pertahanannya lemah. Untuk memmasikan bahwa anda dapat mempertahankan
apa yang anda pertahankan, ialah dengan mempertahankan tempat yang tidak
diserang oleh mush atau tidak dapat digoyahkan oleh serangan"
" Kekuatan suatu pasukan tidak bergantung pada pasukan yang besar"
Ciri ciri medan pertempuran
Medan yang tercerai berai
" jangan bertempur di medan yang tercerai berai"
" Jika berperang dalam medan yang tercerai berai, satukan tekad bulat dari seluruh pasukan "
Medan yang dapat di akses
" jangan perkenankan formasi anda sampai terpisah "
" Jaga pertahanan anda dengan keta"
" Hendaknya anda yang pertama menempati kedudukan yang lebih tinggi dan
strategis yang menguntungkan bagi jalur pasokan anda sehingga anda
memperoleh keunggulan dalam pertempuran "
Medan garis depan
" Jika berada di garis depan, jangan sekali kali anda berhenti "
" hubungkan semua kekuatan anda dengan ketat"
Medan yang menjebak
Medan menjebak adalah medan yang mudah dimasuki akan tetapi sulit untuk meninggalkannya
Medan menyempit
" Jadilah pasukan pertama yang menduduki titik titik strategis untuk
menunggu kedatangan musuh. jangan menyerang jika kedudukan yang terbatas
itu diduduki musuh. Anda hanya menyerang jika pertahanan musuh diposisi
yang didudukinya itu lemah"
"ciptakan tipu muslihat"
" rintangan titik titik masuk dan keluar "
Medan kunci
" Dalam medan yang terjal, sayalah yang pertama harus menguasai puncak
cerah karena matahari untuk kedatangan musuh. Bila musuh yang mendahului
menduduki medan seperti itu, jangan mengikuti tetapi mundur dan
usahakan untuk mengumpannya keluar "
" Jangan menyerang musuh yang menduduki medan kunci "
Medan pusat
Strategi SUn Tzu untuk negara yang terkepung , berpusat pada penggunaan diplomasi dengan :
" Memelihara persahabatan dengan negara tetangga "
" Memperkuat hubungan dengan para sekutunya "
Medan yang mengkianati
Medan yg tandus
" Jalan berdiam di medan yang tandus "
Medan yang jauh
Medan serius
" Merampas sumber musuh"
" Lindungi jalur pasokan untuk menjamin arus perbekalan yang tidak terputus "
" Karena itu , panglima yang bijak memasi8kan bahwa pasukannya dapat
memperoleh makanan dari musuh , karena satu gerobak perbekalan musuh
sama dengan duapuluh miliknya sendiri, dan satu pikul makanan kuda
musuh, sama dengan dua puluh ppikul mikliknya sendiri"
" Suatu negara dapat menjadi miskin karena operasi militer disebabkan
pengangkutan yang jauh , pengangkutan perbekalan lewat jarak yang jauh
menjadikan orang menjadi putus asa "
Medan kematian
" Bertempur "
" Harus dijelaskan sejelas jelasnya , bahwa tidak ada peluang untuk bertahan hidup (terkecual dengan perang)
Medan tidak memihak
Penerapan Strategi : Faktor Manusia
Pendahuluan
Penguasa
Komando
" Kepanglimaan komandan menunjukkan kepada sifat sifat yang dimiliki
panglima seperti kearifan, ketulusan, kebapakan, keberanian dan disiplin
"
" Ia dapat terbunuh, jika ia sembrono "
" Jika ia pengecut, maka ia dapat tertawan", Bila lekas marah, ia dapat dihasut ", Jika ia gila hormat, ia mudah dihina"
"Bila ia terlalu perasa terhadap orang, ia mudah dapat digoda"
"Kehancuran suatu tentara dan kematian panglimanya disebabkan oleh
kelima kekurangan ini. Sebab itu perlu sekali untuk memahaminya dengan
benar "
Berhati hati
Kemampuan untuk membuat rencana
Kemampuan untuk mengelola tentaranya
Kemampuan untuk melaksanakan rencana dengan efektif
Keberanian
Pengendalian diri
Seorang panglima tidak melakukan pertempuran karena rasa kebencian
" Sementara kemarahan dapat dikembalikan ke kebahagiaan dan kebencian
dijadikan menyenangkan; suatu negara yang hancur tidak dapat dibangun
kembali dan orang yang meninggal tidak dapat hidup kembali"
Pragmatisme
" JIka situasinya menyenangkan, panglima harus tetap berperang meskipun
penguasa mungkin sudah memerintahkan untuk tidak melibatkan diri. Jika
situasinya menggambarkan kekalahan, maka panglima tidak boleh berperang
walaupun penguasa mungkin sudah memerintahkannya demikian "
Ketulusan
Tentara
Pengendalian
"Apabila panglima itu lemah dan tidak disiplin,jika pelatihan dan
perintah tidak jelas , bila tugas dari perwira dan bawahan tidak
berbeda, dan susunan pasukan itu lamban, maka hasilnya adalah
disorganisasi mutlak"
" Jika seorang panglima membelai pasukannya tetapi tidak dapat
menggunakannya; jika ia menyayangi mereka secara berlebihan tetapi tidak
dapat memberikan perintah ; jika pasukannya tidak teratur tetapi ia
tidak dapt mendisiplinkan mereka; maka mereka lebih mirip gerombolan
yang dimanjakan dan tidak berguna sama sekali"
Komunikasi
" The book of military managemen mengatakan : karena suara manusia dalam
pertempuran tidak dapat terdengar, gunakanlah gong dan genderang;
karena mata dari kejauhan tidak dapat melihat arah dan gerakan manusia,
maka gunakanlah panji panji dan bendera "
" karena itu gunakanlah sebanyak mungkin obor dan genderang dalam
serangan malam hari; di siang hari, gunakanlah sebanyak mungkin panji
dan bendera. Tanda yang berbeda ini dimaksudkan untuk mengarahkan
perhatian dari alat pendengaran dan penglihatan "
Moral
" Bila kemenangan tertunda terlalu lama, semangat dan moral pasukan akan menurun"
" Dalam tahap awal pertempuran, semangat pasukan tinggi; kemudian hal
itu menurun berangsur angsur; pada tahap akhir semangat mereka rendah
dan mulailah masuk pikiran rindu kampung halaman. Karena itu mereka yang
ahli dalam ilmu perang menghindar dari menyerang musuh saat semangat
mereka masih tinggi, tetapi menyerang mereka pada saat semangatnya
mengendor dan para serdadu sudah ingin pulang. Ini yang disebutkan
sebagai pengendalian faktor moral"
" Jangan melawan musuh yang mendekat dengan panji panji teratur dan
rapi; jangan menyerang musuh dengan jajaran pasukan yang kuat dan
mengesankan. Inilah pengendalian dari faktor keadaan y ang berubah"
" Gunakan disiplin dan ketertiban untuk mengimbangi ketidaktertiban
musuh ; gunakan ketenangan untuk menangani situasi yang kacau. Ini
adalah pengendalian faktor emosional"
" Manfaatkan kedekatan dengan medan tempur untuk mengimbangi jarak
dengan musuh; gunakan istirahat untuk mengimbangi kelelahan musuh ; dan
pasukan yang bergizi baik untuk mengimbangi pasukan musuh yang
kelaparan. INilah pengendali faktor fisik
Pengendalian Strategi
Prinsip Dinas rahasia
Prinsip keamanan
Menilai Situasi
Prinsip perencanaan terinci
Dengan Perencanaan yang seksama dan terinci, anda dapat menang , dengan
perencanaan yang gegabah dan tidak terinci, anda tak mungkin menang. Dan
kekalahan akan menjadi kepastian jika anda tidak mempunyai rencana sama
sekali ! Dari cara perencanaan dilaksanakan sebelumnya, kita dapat
meramalkan kemenangan atau kekalahan.
Pra-syarat membuat rencana
Pengaruh Moral
Iklim
Siklus bisnis
Kondisi yg menguntungkan/tidak
Norma kebudayaan dan sosial
Tingkat teknologi serta laju perubahan teknologi
Perubahan dalam susunan pasar
Faktor ekonomi
Lapangan
Bila lokasi sebuah perusahaan sudah diterapkan maka hal itu menentukan sifat persaingannya :
• pasokan bahan mentah
• tenaga kerja yang murah dan effisien
• pasar modal
• pasokan mesin dan peralatan
• bakat dan ketrampilan manajerial
• teknologi dan pusat riset dan pengembangan
• pasar konsumen, baik lokal maupun luar negeri
• jasa infrastruktur seperti telekomunikasi , fasilitas pengangkutanm pasokan air dan listrik , kemudahan pergudangan
Medan operasi sulit atau mudah ?
Apakah medan itu terbuka/ terbatas ?
Jarak medan pertempuran dari lokasi perkemahan
Derajat bahaya yang ditimbulkan
Kepemimpinan
5 sifat negatif pemimpin .
"Jika berani tanpa perhitungan, ia dapat terbunuh;
" Jika ia pengecut, maka ia dapat ditawan;
"Bila cepat naik pitam, ia mudah dihasut
" Bila ia gila hormat, maka ia mudah dihina
" JIka ia mudah terhadap rakyat , maka ia mudah diusik
Kearifan
Ketulusan
Kebapakan
Keberanian
Kekerasan
Doktrin (hukum)
" jika tentara bingung dan curiga, maka negara tetangga pasti akan
menimbulkan masalah. Hal ini sama dengan , pepatah " tentara yang
kebingunan pasti memberi kemenangan musuh"
" jangan terlibat perang dengan musuh yang bendera perangnya tertaur
rapi; jangan menyerang musuh dengan jajaran pasukan yang terkuat dan
mengesankan
" Pengelolaan pasukan yang besar sama saja dengan pengelolaan pasukan
kecil. Yang penting adalah penyusunan dan pengorganisasiannya
" Mengendalikan pasukan yang besar dalam pertempuran serupa dengan
pengendalian pasukan kecil. Semua itu persoalan penyusunan dan pemberian
tanda"
" Disiplin atau tidak disiplin tergantung pada organisasi "
Kekuatan
" Jika jumlah anda lebih banyak berbanding sepuluh lawan satu, kepunglah musuhmu:
Jika perbandingan itu lima lawan satu , serang mereka
Bila perbandingan dua lawan satu, hendaknya anda memecah-belah mereka
Bila anda seimbang, anda dapat memilih untuk bertempur
Jika sedikit lebih lemah dari musuh, anda harus mampu menarik diri
Jika sangat lemah, hindari pertempuran
Sebab bagaimanapun tegarnya, pasukan kecil akan menyerah pada kekuatan yang lebih besar dan unggul"
" Sebab itu , suatu tentara yang tidak memiliki peralatan berat akan
kalah dalam pertempuran; tentara yang tidak mempunyai bahan makanan
tidak dapat bertahan hidup; tentara yang tidak mempunyai persediaan tak
mungkin melanjutkan pertempuran"
Pelatihan
" Kekuatan suatu balatentara tidak tergantung pada kekuatan yang besar.
Janganlah anda maju dengan hanya mengandalkan pada kelebihan numerik
mutlak
" Sebab itu , dia (panglima) mampu memilih orang yang mampu memanfaatkan situasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar