Sabtu, 26 Oktober 2013
SOE HOK GIE Makna Lagu DONNA_DONNA
On a Weagon bound the market
There’s a calf with a mournful eye
High above him there’s a swallow
Winging swiftly through the sky
How the winds are laughing
They laugh with all they might
Laugh and laugh the whole day through
And half the summers night
(Chorus)
Donna Donna Donna Donna
Donna Donna Donna Don
Donna Donna Donna Donna
Donna Donna Donna Don
“Stop complaining!” Said the farmer
Who told you a calf to be?
Why don’t you have wings to fly with
Like the swallow so proud and free?
Calves are easily bound and slaughtered
Never knowing the reason why
But whoever treasures freedom
Like the swallow has learned to fly
Ini adalah terjemahan versi saya untuk Donna Donna-nya Joan Baez :
Di sebuah gerbong yang membatasi pasar
Ada seekor anak sapi dengan mata yang berduka.
Jauh tinggi diatasnya ada seekor burung layang layang,
mengepakkan sayap dengan cepat melintasi angkasa.
Betapa angin angin itu tertawa,
mereka tertawa sekuat mereka.
Tertawa dan tertawa sepanjang hari,
serta separuh malam musim panas.
Donna Donna Donna Donna,
Donna Donna Donna Don,
Donna Donna Donna Donna,
Donna Donna Donna Don.
“Berhentilah mengeluh!”,kata si Petani.
Siapa suruh jadi anak sapi?
Kenapa tak kau punyai sayap untuk terbang?
Seperti burung layang layang, sangat bangga dan bebas.
Anak anak sapi mudah diikat dan dibunuh
tanpa tahu alasannya
Tapi siapapun yang mencari kebebasan,
seperti burung layang layang, harus belajar terbang.
###Ini dari wiki
Dona-dona adalah lagu yang sempat dibumikan di negri merah putih ini, tepatnya pada film Gie pada tahun 2008, yang digambarkan sebagai lagu kesukaan Soe Hok Gie. Lagu ini menggambarkan teriakan anak sapi yang terkekang di atas kereta yang akan di bawa ketempat pembantaian, dan anak sapi ini adalah sang penulisnya yang hidup pada masa kejayaan Nazi di jerman. Dona-dona sama dengan Dana Dana, dikenal juga sebagai Dos Kelbl, yaitu The Calf atau Anak Sapi. Dan dalam kamus yahudi dona adalah nama lain dari Adolai yaitu nama lain dari yahudi untuk memanggil-manggil Tuhan mereka.
Lagu ini diterjamahkan dari bahasa Yiddish yang ditulis oleh Aaron Zeitlin dan dikomposeri oleh Sholom Secunda yang berjudul Dana. Aaron Zeitlin (1898-1973) sendiri adalah anak dari sastrawan Yahudi, Hillel Zeitlin, tulisanya tentang sastra Yiddish, puisi dan para psikologi. Sedangkan Sholom Secunda (1894-1974) adalah seorang komposer Yahudi kelahiran Ukraina yang mengenyam pendidikan di Amerika. Dan diterjemahkan kedalam berbagai bahasa, Prancis, Ibrani, Jerman, Jepang, Rusia dan Inggris.
Untuk bahasa inggris, pada mulanya diterjemahkan oleh sang komposernya sendiri Sholom Secunda, dengan mengganti kata “Dana”, menjadi “Donna”. Namun terjemahannya membuat lagu ini seakan tidak terlantunkan lagi. Sampai di pertengahan 1950-an lirik lagu ini diterjemahkan kembali oleh Arthur Kevess dan Teddi Schwartz. dan menjadi populer setelah dinyanyikan oleh Joan Baez pada tahun 1960.
Dalam salah satu penggalan liriknya “On a wagon bound for market/ there’s a calf with a mournful eye / High above him there’s a swallow / winging swiftly through the sky. Menggambarkan anak sapi yang didalam satu kereta kuda yang menuju ke pasar; dengan mata berduka; diatasnya ada burung; terbang cepat mengarungi langit. Sedangkan sapi itu menuju ketempat penjagalan. Sapi tersebut iri kepada burung-burung yang bisa terbang bebas dan kebebasan atas segala-galanya tanpa kekangan dengan jiwa yang merdeka.
Latar belakang penulisan lirik asli lagu ini tidak luput dari pengalaman penulisnya yang merupakan anak seorang Yahudi keturunan Khazar dari negara Khazaria, terletak diantara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang sekarang dimiliki oleh negara Georgia. Pada waktu itu ia menggambarkan kejadian ayah kandungnya yang diseret oleh tentara Nazi untuk dibawa ke kamp konsentrasi Yahudi. Ia tidak bisa berbuat banyak, kecuali bersembunyi dibalik dinding-dinding. Dan menulis kejadian yang dialaminya dalam buku hariannya setelah beberapa waktu.
Dalam catatanya, sang tani membawa sapi-sapi (yahudi) bukan untuk diperkejakan tapi untuk dimusnahkan. Karna sapi merupakan keyakianan penguasa saat itu yang ambigu antara mitos dan realita yang akan meruntuhkan singgasananya. Dan kemudian catatan ini di jadikan lagu teater Yidish. Dan Yidish sendiri adalah sebuah bahasa kelas atas Jerman yaitu bahasa Yahudi Ashkenazi.
###According to me
Saya tahu, saya tidak dapat memberi penafsiran yang tepat untuk lagu ini. Saya sama sekali tidak tahu apa yang pencipta lagu ini rasakan, juga apa yang ingin dia sampaikan waktu menulis lagu ini. Apa yang saya tulis disini hanya sebatas penafsiran pribadi. Apa pendatpat saya tentangnya dan apa yang saya rasakan waktu mendengarnya.
Saya pertama kali mendengar lagu ini ketika saya menonton film Gie yang menceritakan kisah hdp SOE HOK GIE. Dinyanyikan oleh Ira (Sita Nursanti), sambil memetik gitar di sebuah malam kesenian. Saya rasa lagu ini cukup enak didengar, dan saya cukup penasaran dengan liriknya. Setelah dapat liriknya, saya membacanya dirumah, mencoba mengerti, dan inilah yang saya dapatkan :
Lagu ini intinya tentang kebebasan. Tentang hak kita menentukan pilihan. Tentang keharusan kita bergerak, melakukan sesuatu, bukannya menyerah atau lebih parah lagi pasrah. Lagu ini tentang ketidakberdayaan, dan bagaimana kita mengubahnya.
Bait pertama lagu ini melukiskan dua sisi, kelemahan dan kekuatan. Anak sapi mewakili kelemahan, sementara burung layang layang melambangkan kekuatan dan lebih tepat lagi kebebasan. Yang saya tangkap, ada perbedaan yang begitu timpang. Si Burung bisa membuktikan diri, punya kekuatan dan pencapaian. Sementara Si Anak Sapi dihadapkan pada kelemahan dirinya dan penyesalan terhadap kelemahan itu.
Dalam bait kedua diceritakan, betapa Si Anak Sapi telah ditertawakan oleh lingkungannya. Terus-menerus, lingkungan Si Anak Sapi menghinanya atas kelemahannya. Di bait ketiga alias chorusnya, saya kurang begitu bisa mengartikan apa arti kata Donna. Kalau dilihat dari penulisannya yang menggunakan huruf kapital di awal, Donna bisa diartikan tempat atau nama orang. Tapi masalahnya di bait bait selanjutnya, orang atau tempat yang bernama Donna ini tidak disinggung singgung lagi, pembahasan lagu ini kembali ke Si Burung dan Si Anak Sapi. Menurut saya, Donna ini hanya semacam bunyi saja. Tapi entah….
Langsung saja ke bait keempat. Menurut saya, di bait inilah kita bisa menemukan inti lagu ini. Inti yang sudah saya sebut sebelumnya. Sebenarnya kita sama sekali tidak diijinkan mengeluh. “Siapa suruh jadi anak sapi?” Kalimat itu menyatakan bahwa sebenarnya kita punya pilihan. Kitalah yang menentukan mau jadi Si Burung atau Anak Sapi. Kita yang menentukan apa yang kita miliki, kalau kita bisa punya sayap dan terbang bebas, kenapa harus diam terikat? Apa tindakan kita, itulah yang menentukan siapa kita. Itulah pilihannya, bertindak atau diam, memilih lemah atau kuat dan bebas seperti burung layang layang? Bait ini menjelaskan kita tidak dipasung takdir.
“Who told you a calf to be?” , bisa juga diartikan: “Siapa yang menentukan kamu itu jadi anak sapi?” dan saya pikir jawabannya tidak ada. Tidak ada yang menentukan kita menjadi ini atau itu. Kita tidak ditentukan, tapi kita mencari. Hidup ini sebuah pencarian, perubahan, kearah yang lebih baik tentunya. Hidup ini bukan cuma menjalani apa yang ditentukan, hidup ini juga butuh keputusan, butuh pilihan, mau jadi orang yang seperti apakah kita?
Dan tentang mengeluh, yang saya tangkap dari lagu ini, mengeluh itu tidak perlu, tidak penting. Yang penting adalah, berubah, berbuat, bertindak, memilih yang lebih baik. Sehingga, pada akhirnya kita bebas, menjadi seseorang yang kita pilih dan kita ingini, dan kita bisa berbangga untuk itu, seperti burung layang layang.
Bait kelima, menunjukkan kita tak boleh lemah seperti anak anak sapi yang mudah dibatasi, mudah dihilangkan, dihancurkan tanpa dia tahu kenapa, dan tanpa dia menyadarinya. Bodoh sekali, lemah tapi tidak sadar akan kelemahannya, bahkan tidak berbuat apapun untuk mengubahnya.
Tapi segalanya berbeda untuk orang orang yang menghargai, mau mengerti dan pelan pelan mengumpulkan sendiri kebebasannya. Dalam lagu ini mereka diakatakan seperti burung layang layang yang sudah belajar terbang. Mereka orang orang yang telah memilih, telah mengambil keputusan dan berusaha. Orang orang yang tahu siapa dirinya dan kini telah mendapat kebebasan dan kekuatannya.
Berikut kutipan dari buku Catatan Seorang Demonstran yang menegaskan apa arti lagu ini
Calves are easily bound and slaughtered. Never knowing the reason why
But whoever treasures freedom. Like the swallow has learned to fly
Intinya, kita tidak boleh menerima nasib buruk dan mengenggapnya sebagai jalan hidup yang telah ditentukan bagi kita, pasrah menerimanya sebagai sebuah kutukan…Kalau kita ingin hidup bebas, kita harus belajar terbang.
Saya sendiri sekarang mencoba mengambil nasehat yang ada dilirik lagu ini. Bahwa saya harusnya selama ini tidak menyerah pada takdir ataupun nasib yang seperti membatasi ruang gerakku, harusnya saya berani menentang arus sejak dulu, mencoba berdiri di atas kakiku sendiri..Benar kata Soe hok Gie yang jg diselipkan di filmnya "Kalau kita ingin hidup bebas, kita harus belajar terbang"Selama ini saya sudah terlalu banyak beristirahat, dan dalam waktu peristirahatan yg lama itu..harusnya sy sdh punya cukup tenaga untuk terbang lebih tinggi dan jauh lagi, dan buktikan pada dunia...mimpi itu bukan cuma khayal, tapi setiap mimpi punya energi yg bisa buat kita berdiri lebih kuat lagi..Saya jd teringat nasehat novel 5 cm nya Dhonny Dirgantoro..,biarkan jari telunjukmu mengarah dan mengambang 5 cm dari keningmu agar kau bisa percaya bahwa impian itu ada di depan matamu, dan simpan baik2 itu disini.., dikepalamu..^___^
Diposkan oleh Nur Samawiah
Jumat, 20 September 2013
Kelebihan dan Kekurangan Indonesia.
Kelebihan & Kekurangan Indonesia
![]() |
| Borobudur Indonesia (beautifulculture) |
Jika anda adalah wakil rakyat atau seorang pemimpin dan tidak sengaja masuk ke artikel ini, maka bukalah mata anda, gambar diatas ini adalah sebagian kecil dari hasil pekerjaan kotor anda, tolong! kami berharap segera hentikan aksi KORUPSI yang makin merajalela di negara kita tercinta ini. Sudahkah anda sadar? saya rasa TIDAK! Andaikan pulau Bali bisa anda pindah, mungkin sudah anda jual itu pulau dan seluruh penduduknya!
Kita lihat bagaimana tentang pandangan dunia mengenai bangsa kita yang dikutip dari Aldi's!
A). TENTANG KEKURANGAN INDONESIA di MATA DUNIA:
1. Sungai Citarum (Indonesia) menjadi Sungai Terkotor di Dunia :
Panjang 200 mil Sungai Citarum di Indonesia menjadi tuan rumah lebih dari 500 pabrik sepanjang tepi sungai dan sangat mungkin sungai yang paling tercemar di dunia. Ada begitu banyak sampah lapisan permukaan yang di banyak tempat Anda tidak dapat melihat air, dan lebih menguntungkan untuk makanan ternak untuk sampah dari membuat sungai memancing hidup, meskipun Anda melakukan penangkapan risiko penyakit yang jahat dengan menghabiskan waktu di itu.
2. Indonesia Peringkat Dua dengan Perdagangan Orang Terbanyak di Dunia :
Indonesia menempati peringkat dua di seluruh dunia daftar pengamatan khusus (DPK) untuk kasus trafficking atau perdagangan orang. Peringkat itu berdasarkan data USAID per Juni 2006.
3. Indonesia Berada Di Posisi 12 Sebagai Negara Pembajakan Software Terbesar Di Dunia :
Untuk urusan pembajakan software, hasil riset yang dikeluarkan IDC mengungkapkan bahwa aktivitas pembajakan software di Indonesia tahun 2009 kian melonjak. Indonesia berada di posisi ke-12 sebagai negara dengan tingkat pembajakan software terbesar di dunia. Presentase yang dicatat adalah 85%. Jika diibaratkan ada 100 software yang digunakan, maka 85 di antaranya merupakan software ilegal. Presentase 85% ini merupakan prestasi minor bagi Indonesia, sebab selama dua tahun sebelumnya, Indonesia mampu menurunkan presentase pembajakan, meski hanya turun 1%.
4. Pulau Jawa sebagai Pulau dengan Penduduk Terpadat di Dunia :
Jawa adalah salah satu pulau yang berpenduduk terpadat di dunia. Jumlah penduduknya mencapai 125 juta jiwa. Jawa merupakan bagian dari Indonesia, disebut juga memiliki banyak keunikan selain dari jumlah penduduknya yang luar biasa. Di pulau tersebut terdapat dua mega city yakni, Jakarta dan Surabaya. Di sisi lain, pulau jawa memiliki pemandangan yang menakjubkan.
Masih banyak lagi lainnya tentang kekurangan negara kita yang perlu dibenahi.
B). KELEBIHAN INDONESIA di MATA DUNIA:
1. Indonesia menjadi Negara yang Berpenduduk Muslim Terbesar di Dunia :
Indonesia adalah negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam.
2. Indonesia sebagai Pengguna Bahasa Daerah :
Terbanyak digunakan yaitu Bahasa Jawa dan Sunda di Dunia. Bahasa daerah Jawa dan Sunda ini telah menjadi bahasa daerah yang paling banyak di gunakan di dunia, maka berbanggalah kita memiliki bahasa daerah. Bayangkan Indonesia memiliki ratusan bahasa daerah, itu adalah kekayaan negeri kita yang harus dilestarikan. "Aku seneng rek dadi wong Indonesia, aku iki nggawe basa jawa, boso soko Mak ku!.."
3. Indonesia masuk 15 Besar GDP nya Tertinggi di Dunia:
Indonesia masuk dalam 15 besar negara di dunia yang GDP-nya tertinggi. GDP adalah singkatan dari Gross Domestic Product. Pendapatan per kapita penduduknya diperkirakan $3,900. Namun mirisnya, sekitar 17,8% dari 238 juta penduduk berada di bawah garis kemiskinan.
Point inilah yang menjadi renungan Team Monster Bego saat membaca artikel ini. Solusi kemiskinan pertama di Indonesia adalah menghapuskan para KORUPTOR-KORUPTOR BANGSAT DARI MUKA BUMI INDONESIA !........
4. Indonesia adalah Negara Kepulauan Terbesar di Dunia :
| Kepulauan Indonesia dari Sabang sampai Merauke |
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara)
5. Samosir sebagai salah satu Pulau Terunik di Dunia:
![]() |
| Samosir Island |
Samosir Island terletak di tengah danau Toba, danau besar di pulau Sumatra. ini adalah kebudayaan unik dan pemandangan istimewa, sungguh membuat jadi satu world's kebanyakan pulau unik. Ada juga dua danau kecil di pulau ini
6. Indonesia berada di Peringkat ke 3 dengan Volume Air Tawar di Dunia :
Volume aliran air tawar Indonesia ada di peringkat 3, setelah Brazil (dengan Amazon-nya) dan Kanada. Mirisnya, aliran ini tidak merata. Di berbagai daerah seperti NTT dan Gunung Kidul, air susah didapatkan.Sebenarnya masih banyak kelebihan dan kekaguman dunia yang ada pada Indonesia, hanya sedikit disini yang kita ulas secara garis besarnya saja.
Coba bayangkan betapa sangat mengagumkannya negara kita, namun rusak karena KORUPTOR, Illegal logging yang merusak hutan bisa tetap melancarkan aksinya, itu ditengarai karena adanya uang pelicin (SUAP bin Koruptor) untuk melancarkan aksinya. Rakyat makin miskin karena utang luar negeri menumpuk dan APBN banyak yang salah sasaran (semoga tidak terjadi lagi1), biaya pendidikan semakin mahal dengan kualitas yang minim, jika anda membaca postingan ini maka ayolah para pemimpin hentikan segala tindak korupsi anda, semua demi masa depan bangsa kita untuk menjadi lebih baik!
Tidak akan pernah ada kekurangan di Indonesia jika negri ini mengamalkan islam dan pancasila dengan BENAR.....
3 konsep Dalam Islam
Ada tiga konsep penting dalam ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Tiga konsep yang menjamin bagi penganutnya dengan jaminan hidup tenang, bahagia dan mulia. Tiga konsep yang menjamin kesempurnaan dalam kehidupan dunia dan kehidupan setelah kematian nanti.
Adalah Iman, Islam dan Ihsan. Konsep kehidupan yang berbeda dimensi ini adalah konsep yang telah turun-temurun diajarkan dari nabi kepada sahabat kepada tabiin kepada tabiit-tabiin dan akhirnya sampai pada kita semua hari ini. Tiga konsep tersebut terangkum dalam sebuah hadits yang sangat populer berikut ini:
Umar bin Khaththab RA. berkata :
Suatu ketika, kami (para sahabat) duduk di dekat Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tiba-tiba muncul kepada kami seorang lelaki mengenakan pakaian yang sangat putih dan rambutnya amat hitam. Tak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan, dan tak ada seorang pun di antara kami yang mengenalnya. Ia segera duduk di hadapan Nabi, lalu lututnya disandarkan kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua paha Nabi, kemudian ia berkata : “Hai, Muhammad! Beritahukan kepadaku tentang Islam.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Islam adalah, engkau bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah; menegakkan shalat; menunaikan zakat; berpuasa di bulan Ramadhan, dan engkau menunaikan haji ke Baitullah, jika engkau telah mampu melakukannya,”
lelaki itu berkata,”Engkau benar,” maka kami heran, ia yang bertanya ia pula yang membenarkannya.
Kemudian ia bertanya lagi: “Beritahukan kepadaku tentang Iman”.
Nabi menjawab,”Iman adalah, engkau beriman kepada Allah; malaikatNya; kitab-kitabNya; para RasulNya; hari Akhir, dan beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk,” ia berkata, “Engkau benar.”
Dia bertanya lagi: “Beritahukan kepadaku tentang ihsan”.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Kalaupun engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu.”
Lelaki itu berkata lagi : “Beritahukan kepadaku kapan terjadi Kiamat?”
Nabi menjawab,”Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya.”
Dia pun bertanya lagi : “Beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!”
Nabi menjawab,”Jika seorang budak wanita telah melahirkan tuannya; jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta pengembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi.”
Kemudian lelaki tersebut segera pergi. Aku pun terdiam, sehingga Nabi bertanya kepadaku :“Wahai, Umar! Tahukah engkau, siapa yang bertanya tadi?”
Aku menjawab,”Allah dan RasulNya lebih mengetahui,”
Beliau bersabda,”Dia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian.”
[HR Muslim]
Iman
Iman adalah dimensi dasar dari trilogi ini. Imam al-Bukhori berkata : “Saya telah bertemu dengan lebih dari seribu ulama dari seluruh penjuru, dan saya tidak menemui mereka berselisih tentang makna Iman yaitu perkataan dan amalan yang bertambah dan berkurang“ . Iman ibarat sebuah pondasi yang berperan penting dalam ketahanan sebuah bangunan. Pondasi yang dalam dan kuat, dapat dipastikan bangunannya kokoh.
Dalam agama kita, ada enam elemen-elemen iman yang harus ada pada setiap hati seorang muslim:
- Iman kepada Allah (dalam arti yang seluas-luasnya)
- Iman kepada malaikat (dalam arti yang seluas-luasnya)
- Iman kepada kitab-kitab Allah (dalam arti yang seluas-luasnya)
- Iman kepada utusan-utusan Allah (dalam arti yang seluas-luasnya)
- Iman kepada hari qiyamat (dalam arti yang seluas-luasnya)
- Iman bahwa segala yang baik dann yang buruk dari qadla dan qadar adalah bersumber dari Allah (dalam arti yang seluas-luasnya)
Enam elemen inilah yang menjadi dasar ajaran semua utusan. Elemen-elemen inilah yang nantinya menjadi penjaga dalam setiap tindakan seorang muslim. Orang yang dalam hatinya terdapat enam elemen ini bisa disebut sebagai mukmin. Sebaliknya orang yang hatinya belum ada enam elemen ini maka dia bukan mukmin.
Islam
Hadits di atas juga dijadikan dalil para ulama sehingga sepakat bahwa rukun Islam hanya ada lima.
- Syahadat (bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah)
- Shalat (mendirikan shalat lima waktu dalam satu hari satu malam)
- Zakat (zakat individual dan zakat finansial)
- Puasa (satu bulan ramadhan penuh setiap tahunnya)
- Haji (ritual yang hanya diwajibkan satu kali seumur hidup bagi muslim yang mampu menjalankannya)
Seluruh ummat muslim di belahan dunia manapun sepakat dengan kelima rukun islam ini. Tidak ada perselisihan yang mendasar dalam rukun islam. Adapun perselisihan yang terjadi dalam kalangan ummat muslim hanya di masalah teknis saja.
Jika Islam di maknai secara umum, yaitu apa-apa yang turun kepada Nabi Muhammad -sholallahu ‘alaihi wasallam- dari syariatnya, maka telah mencakup makna Iman juga di dalamnya. dan apabila di maknai secara khusus, yaitu amalan anggota badan, maka Iman tidak termasuk ke dalamnya.
Maka ada istilah “Iman dan Islam. jika berpisah maka berkumpul, dan jika berkumpul maka berpisah.” yaitu jika Islam dan Iman berada pada pembahasan masing-masing, penyebutan Islam saja berarti telah mencakup juga Iman ke dalamnya. dan penyebutan Iman saja berarti telah
mencakup Islam di dalamnya. karena tidak ada orang yang beriman akan tetapi tidak islam. dan bukan di sebut orang islam jika mengaku islam akan tetapi tidak beriman, sebagaimana orang munafiq. karena hal seperti itu tidak menyelamatkan yang bersangkutan dari api neraka.
Adapun Iman dan Islam jika berkumpul, maka setiap satu dari ke duanya memiliki makna masing-masing. dalam hal ini Iman tidak mencakup Islam dan juga sebaliknya.
Ihsan
Ihsan berasal dari kata حَسُنَ yang artinya adalah berbuat baik, sedangkan bentuk masdarnya adalah اِحْسَانْ, yang artinya kebaikan.
(al-Isra’:7)……إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ
(al-Qashas:77)……وَأَحسِن كَمَآ أَحۡسَنَ ٱللَّهُ إِلَيكَۖ
Ihsan adalah puncak ibadah dan akhlak yang senantiasa menjadi target seluruh hamba Allah swt. Sebab, ihsan menjadikan kita sosok yang mendapatkan kemuliaan dari-Nya. Sebaliknya, seorang hamba yang tidak mampu mencapai target ini akan kehilangan kesempatan yang sangat mahal untuk menduduki posisi terhormat dimata Allah swt. Rasulullah saw. pun sangat menaruh perhatian akan hal ini, sehingga seluruh ajaran-ajarannya mengarah kepada satu hal, yaitu mencapai ibadah yang sempurna dan akhlak yang mulia.
Ketiga inti ajaran inilah yang menjadi sebuah kesempurnaan dalam hidup seorang muslim. Muslim yang selalu beriman akan mendapat ketenangan dalam hatinya, muslim yang menjaga rukun islam akan selalu dekat dengan tuhannya dan muslim yang selalu berihsan akan selalu baik dalam hubungan dengan lingkungannya.
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu beriman, berislam dan berihsan sampai akhir hayat nanti. Amin.
———————————————
Berbagai sumber
Disampaikan dalam acara taaruf IKSASS Rayon Jember oleh Ikhwan Maftuh
Selasa, 10 September 2013
Berbahagialah untuk Kalian yang Bersedekah
Kehebatan Sedekah
Sedekah bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus
dosa,dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan
ridha Allah dan bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah.
Subhanallah, inilah sekian fadhilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi
para pelakunya.
Sebagaimana kita ketahui, hidup kita jadi susah lantaran memang kita banyak betul dosanya. Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupan kita tertutup dari kasih sayang Allah. Kesalahan-kesalahan yang kita buat baik terhadap Allah maupun terhadap manusia membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yang sejatinya kita buat sendiri. Hidup kita pun banyak masalah. Lalu Allah datang menawarkan bantuanNya,menawarkan kasih sayang Nya,menawarkan ridha Nya terhadap ikhtiar kita, dan menawarkan ampunan Nya. Tapi,kepada siapa yang Allah bisa berikan ini semua..? Kepada siapa yang mau bersedekah, kepada yang mau membantu orang lain, dan kepada yang mau peduli serta berbagi!
‘Dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba Nya selama Ia menolong saudaranya.’ (HR. Muslim)
Kita memang susah, tapi pasti ada yang lebih susah. Kita memang sulit,tapi pasti ada yang lebih sulit. Kita memang sedih, tapi barangkali ada yang lebih sedih. Terhadap mereka inilah Allah minta kita memperhatikan jika ingin diperhatikan.
DENGAN SEDEKAH, HIDUP LEBIH BERKAH
Kabsyah al-Anmary berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: “Ada tiga hal di mana aku bersumpah di dalamnya; pertama, harta seorang hamba tidak akan pernah berkurang lantaran gemar bersedekah. Kedua, tidak ada seorang hamba pun yang sabar ketika dianiaya oleh orang lain, melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan kepadanya. Ketiga, tidak ada seorang hamba pun yang membuat kericuhan dan onar, melainkan Allah akan membukakan pintu kefakiran kepadanya” (HR. Ahmad).
Subhanallah, Rasulullah saw sampai bersumpah ketika berbicara masalah sedekah. Secara tidak langsung, hadits di atas menegaskan, wahai ummat manusia siapapun anda, dari mana pun anda, di mana pun anda, ketahuilah bahwa harta seseorang tidak akan pernah berkurang lantaran sedekah. Mungkinkah Rasulullah saw menyalahi sumpahnya? Tentu tidak.
Dalam surat al-An’am ayat 160, Allah berfirman: “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya”. Dan sedekah merupakan amal yang baik. Oleh karena itu, mereka yang bersedekah le. 100, maka minimal Allah akan membalasnya dengan le 1000. Mereka yang bersedekah USD 50, Allah akan menggantikannya dengan USD 500. Semakin besar sedekah yang dikeluarkan, semakin besar pula balasan dari Allah yang akan diperolehnya. Ingat sekali lagi, semua itu adalah janji Allah dan RasulNya, dan tentu Allah dan RasulNya tidak akan menyalahi janjinya.
Suatu hari Fatimah az-Zahra, sangat menginginkan buah delima. Ali bin Abi Thalib segera berangkat ke pasar mencari buah delima dimaksud. Mengingat uang yang dimilikinya saat itu sangat terbatas, Ali hanya dapat membelikannya satu buah saja. Di tengah jalan, datang seorang sangat miskin yang menginginkan buah delima. Ali lalu memberikan setengahnya. Sampai di rumah, Ali menceritakan kepada Fatimah mengapa buah delima yang dibawanya tinggal setengah.
Selang beberapa lama, terdengar seseorang mengetuk pintu. Begitu dibuka, ternyata Salman al-Farisy berdiri di depan pintu membawa sembilan buah delima.
Rasulullah saw mengutus Salman untuk memberikan sepuluh buah delima, hanya Salman menyembunyikan satu buah, sehingga yang dibawa hanya sembilan buah saja. Salman lalu berkata: “Ini ada buah delima dari Rasulullah saw untuk Fatimah”. Ali lalu berkata: “Kalau ini benar dari Rasulullah saw jumlahnya pasti sepuluh buah bukan sembilan”.
Mendengar itu, Salman kaget lalu berkata: “Bagaimana kamu tahu wahai Ali?”. Ali menjawab: “Karena saya ingat firman Allah yang berbunyi: “”Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya”.
Bukan hanya akan dilipatgandakan balasannya, orang yang rajin bersedekah juga akan dihindarkan dari segala macam bencana dan malapetaka. Rasulullah saw bersabda: “Obatilah orang-orang sakit kalian dengan sedekah” (HR. Ahmad).
Al-Alamah al-Yafi’ dalam bukunya at-Targhib wat Tarhib menuturkan sebuah kisah, pada masa Nabi Shaleh as, hiduplah seorang laki-laki tukang tato yang suka merusak pakaian orang-orang. Sekelompok orang lalu menemui Nabi Shaleh dan berkata: “Wahai Nabiyallah, doakan si tukang tato itu agar ditimpa musibah, karena dia suka merusak baju-baju kami”. Nabi Shaleh lalu berdoa agar tukang tato itu tidak dapat pulang dengan selamat.
Namun, sore harinya, Nabi Shaleh kaget, ketika melihat tukang tato itu pulang membawa bundelan dengan selamat padahal dalam bundelannya itu ada seekor ular ganas berbisa. Nabi Shaleh lalu bertanya: “Apa yang kamu lakukan tadi pagi ketika berangkat?”. Tukang tato itu menjawab: “Saya pergi membawa dua buah roti, lalu salah satu roti saya sedekahkan, dan yang satunya lagi saya makan”. Nabi Shaleh lalu berkata: “Benar, Allah telah menyelamatkan kamu dari bahaya dan malapetaka ular yang sembunyi di dalam buntelan kamu itu lantaran sedekah yang kamu keluarkan. Pergi dan bertaubatlah kepada Allah”. Tukang tato itu pun bertaubat dan tidak melakukan perbuatan jahatnya lagi.
Sungguh luar biasa keajaiban sedekah. Saking luar biasanya, Ibnu Qayyim dalam bukunya Zadul Ma’ad mengatakan: “Dalam sedekah itu terdapat banyak hal luar biasa, termasuk dapat menolak beragam bencana dan malapetaka, sekalipun yang sedekah tersebut orang durhaka, banyak berbuat aniaya atau orang kafir. Allah akan menolak segala macam bencana dan malapetaka. Hal ini sudah menjadi rahasia umum, semua orang sudah mengetahuinya baik orang awam ataupun yang berpendidikan, karena seluruh penduduk bumi telah mengakui kehebatan sedekah ini sekaligus telah mencoba dan mengalaminya”.
Mengingat banyak manfaat dari sedekah ini, pengarang kitab Tanbihul Ghafilin, Imam Samarqandy mengatakan: “Biasakan diri anda untuk terus bersedekah, baik dalam jumlah kecil maupun besar. Karena, dalam sedekah itu ada sepuluh manfaat; lima akan diberikan di dunia, dan lima lagi akan diberikan di akhirat kelak.
Adapun lima manfaat yang akan diberikan di dunia adalah: Dapat mensucikan harta, mensucikan badan dari perbuatan dosa, dapat menolak beragam bencana dan penyakit, memberikan kebahagiaan kepada orang miskin dan tidak ada perbuatan paling mulia selain memberikan kebahagiaan kepada sesama muslim, serta harta kekayaan akan lebih berkah, juga rizki akan lebih melimpah.
Adapun lima manfaat yang akan diperoleh kelak di akhirat adalah: sedekah akan menjadi pelindung dari teriknya sengatan matahari kelak, akan memperberat timbangan kebaikan, dapat membantu melewati shirat (jembatan akhirat), dapat menambah ketinggian derajat di surga kelak dan akan memperoleh ridha dari Allah.
Bahkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Ahmad dan Hakim disebutkan: “Seseorang tidak dapat bersedekah, melainkan ia telah dapat melepaskan ikatan dan godaan tujuh puluh setan”.
Mari kita budayakan gemar bersedekah dalam kondisi apapun, karena di antara ciri orang bertaqwa adalah orang yang tetap bersedekah baik ketika lapang maupun sempit, ketika suka maupun duka (QS. Ali Imran: 133, 134).
Jangan sampai penyesalan itu datang belakangan sebagaimana firman Allah: “Dan sedekahkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (QS. Al-Munafiqun: 10).
Dengan gemar bersedekah, insya Allah hidup kita semakin berkah dunia akhirat. Semoga.
diambil dari berbagai sumber...
Sebagaimana kita ketahui, hidup kita jadi susah lantaran memang kita banyak betul dosanya. Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupan kita tertutup dari kasih sayang Allah. Kesalahan-kesalahan yang kita buat baik terhadap Allah maupun terhadap manusia membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yang sejatinya kita buat sendiri. Hidup kita pun banyak masalah. Lalu Allah datang menawarkan bantuanNya,menawarkan kasih sayang Nya,menawarkan ridha Nya terhadap ikhtiar kita, dan menawarkan ampunan Nya. Tapi,kepada siapa yang Allah bisa berikan ini semua..? Kepada siapa yang mau bersedekah, kepada yang mau membantu orang lain, dan kepada yang mau peduli serta berbagi!
‘Dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba Nya selama Ia menolong saudaranya.’ (HR. Muslim)
Kita memang susah, tapi pasti ada yang lebih susah. Kita memang sulit,tapi pasti ada yang lebih sulit. Kita memang sedih, tapi barangkali ada yang lebih sedih. Terhadap mereka inilah Allah minta kita memperhatikan jika ingin diperhatikan.
DENGAN SEDEKAH, HIDUP LEBIH BERKAH
Kabsyah al-Anmary berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: “Ada tiga hal di mana aku bersumpah di dalamnya; pertama, harta seorang hamba tidak akan pernah berkurang lantaran gemar bersedekah. Kedua, tidak ada seorang hamba pun yang sabar ketika dianiaya oleh orang lain, melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan kepadanya. Ketiga, tidak ada seorang hamba pun yang membuat kericuhan dan onar, melainkan Allah akan membukakan pintu kefakiran kepadanya” (HR. Ahmad).
Subhanallah, Rasulullah saw sampai bersumpah ketika berbicara masalah sedekah. Secara tidak langsung, hadits di atas menegaskan, wahai ummat manusia siapapun anda, dari mana pun anda, di mana pun anda, ketahuilah bahwa harta seseorang tidak akan pernah berkurang lantaran sedekah. Mungkinkah Rasulullah saw menyalahi sumpahnya? Tentu tidak.
Dalam surat al-An’am ayat 160, Allah berfirman: “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya”. Dan sedekah merupakan amal yang baik. Oleh karena itu, mereka yang bersedekah le. 100, maka minimal Allah akan membalasnya dengan le 1000. Mereka yang bersedekah USD 50, Allah akan menggantikannya dengan USD 500. Semakin besar sedekah yang dikeluarkan, semakin besar pula balasan dari Allah yang akan diperolehnya. Ingat sekali lagi, semua itu adalah janji Allah dan RasulNya, dan tentu Allah dan RasulNya tidak akan menyalahi janjinya.
Suatu hari Fatimah az-Zahra, sangat menginginkan buah delima. Ali bin Abi Thalib segera berangkat ke pasar mencari buah delima dimaksud. Mengingat uang yang dimilikinya saat itu sangat terbatas, Ali hanya dapat membelikannya satu buah saja. Di tengah jalan, datang seorang sangat miskin yang menginginkan buah delima. Ali lalu memberikan setengahnya. Sampai di rumah, Ali menceritakan kepada Fatimah mengapa buah delima yang dibawanya tinggal setengah.
Selang beberapa lama, terdengar seseorang mengetuk pintu. Begitu dibuka, ternyata Salman al-Farisy berdiri di depan pintu membawa sembilan buah delima.
Rasulullah saw mengutus Salman untuk memberikan sepuluh buah delima, hanya Salman menyembunyikan satu buah, sehingga yang dibawa hanya sembilan buah saja. Salman lalu berkata: “Ini ada buah delima dari Rasulullah saw untuk Fatimah”. Ali lalu berkata: “Kalau ini benar dari Rasulullah saw jumlahnya pasti sepuluh buah bukan sembilan”.
Mendengar itu, Salman kaget lalu berkata: “Bagaimana kamu tahu wahai Ali?”. Ali menjawab: “Karena saya ingat firman Allah yang berbunyi: “”Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya”.
Bukan hanya akan dilipatgandakan balasannya, orang yang rajin bersedekah juga akan dihindarkan dari segala macam bencana dan malapetaka. Rasulullah saw bersabda: “Obatilah orang-orang sakit kalian dengan sedekah” (HR. Ahmad).
Al-Alamah al-Yafi’ dalam bukunya at-Targhib wat Tarhib menuturkan sebuah kisah, pada masa Nabi Shaleh as, hiduplah seorang laki-laki tukang tato yang suka merusak pakaian orang-orang. Sekelompok orang lalu menemui Nabi Shaleh dan berkata: “Wahai Nabiyallah, doakan si tukang tato itu agar ditimpa musibah, karena dia suka merusak baju-baju kami”. Nabi Shaleh lalu berdoa agar tukang tato itu tidak dapat pulang dengan selamat.
Namun, sore harinya, Nabi Shaleh kaget, ketika melihat tukang tato itu pulang membawa bundelan dengan selamat padahal dalam bundelannya itu ada seekor ular ganas berbisa. Nabi Shaleh lalu bertanya: “Apa yang kamu lakukan tadi pagi ketika berangkat?”. Tukang tato itu menjawab: “Saya pergi membawa dua buah roti, lalu salah satu roti saya sedekahkan, dan yang satunya lagi saya makan”. Nabi Shaleh lalu berkata: “Benar, Allah telah menyelamatkan kamu dari bahaya dan malapetaka ular yang sembunyi di dalam buntelan kamu itu lantaran sedekah yang kamu keluarkan. Pergi dan bertaubatlah kepada Allah”. Tukang tato itu pun bertaubat dan tidak melakukan perbuatan jahatnya lagi.
Sungguh luar biasa keajaiban sedekah. Saking luar biasanya, Ibnu Qayyim dalam bukunya Zadul Ma’ad mengatakan: “Dalam sedekah itu terdapat banyak hal luar biasa, termasuk dapat menolak beragam bencana dan malapetaka, sekalipun yang sedekah tersebut orang durhaka, banyak berbuat aniaya atau orang kafir. Allah akan menolak segala macam bencana dan malapetaka. Hal ini sudah menjadi rahasia umum, semua orang sudah mengetahuinya baik orang awam ataupun yang berpendidikan, karena seluruh penduduk bumi telah mengakui kehebatan sedekah ini sekaligus telah mencoba dan mengalaminya”.
Mengingat banyak manfaat dari sedekah ini, pengarang kitab Tanbihul Ghafilin, Imam Samarqandy mengatakan: “Biasakan diri anda untuk terus bersedekah, baik dalam jumlah kecil maupun besar. Karena, dalam sedekah itu ada sepuluh manfaat; lima akan diberikan di dunia, dan lima lagi akan diberikan di akhirat kelak.
Adapun lima manfaat yang akan diberikan di dunia adalah: Dapat mensucikan harta, mensucikan badan dari perbuatan dosa, dapat menolak beragam bencana dan penyakit, memberikan kebahagiaan kepada orang miskin dan tidak ada perbuatan paling mulia selain memberikan kebahagiaan kepada sesama muslim, serta harta kekayaan akan lebih berkah, juga rizki akan lebih melimpah.
Adapun lima manfaat yang akan diperoleh kelak di akhirat adalah: sedekah akan menjadi pelindung dari teriknya sengatan matahari kelak, akan memperberat timbangan kebaikan, dapat membantu melewati shirat (jembatan akhirat), dapat menambah ketinggian derajat di surga kelak dan akan memperoleh ridha dari Allah.
Bahkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Ahmad dan Hakim disebutkan: “Seseorang tidak dapat bersedekah, melainkan ia telah dapat melepaskan ikatan dan godaan tujuh puluh setan”.
Mari kita budayakan gemar bersedekah dalam kondisi apapun, karena di antara ciri orang bertaqwa adalah orang yang tetap bersedekah baik ketika lapang maupun sempit, ketika suka maupun duka (QS. Ali Imran: 133, 134).
Jangan sampai penyesalan itu datang belakangan sebagaimana firman Allah: “Dan sedekahkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (QS. Al-Munafiqun: 10).
Dengan gemar bersedekah, insya Allah hidup kita semakin berkah dunia akhirat. Semoga.
diambil dari berbagai sumber...
kejari bekasi
http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/09/04/6/182600/Kejari-Bekasi-Didesak-Usut-Sejumlah-Dugaan-Korupsi
Intisari Ajaran Kanjeng Nabi
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Senyumam kepada saudaramu adalah sedekah"
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Semua amal anak Adam A.S. dilipatgandakan kebaikan (pahala) dari 10 sampai 700 kali ganda kecuali ibadah puasa. Ada pun puasa itu adalah untuk Allah s.w.t.. dan Dia akan terus memberikan pahala kepada sekelian" (Riwayat Muslim)
Dari Ummu Mukminin Aisyah R.A, Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Adalah Rasululluh s.a.w. apabila masuk (tanggal) sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, Baginda s.a.w. bersedih dan bersiap-siap menghidupkan (beramal) pada malam hari. (Riwayat Muttfaq Alaihi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Barangsiapa yang tidak meninggalkan kata dusta (bohong semasa berpuasa) maka Allah s.w.t. tidak berhajat padanya untuk meninggalkan makan minumnya. (Riwayat Bukhari)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Barangsiapa yang menunaikan suatu fardhu pada bulan (Ramadhan) itu, adalah dia sebagai seorang yang telah menunaikan 70 bulan fardhu pada bulan-bulan lainnya.
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Permulaan Ramadhan itu adalah rahmat, pertengahannya adalah keampunan (maghrifah) dan penghujungnya adalah kebebasan dari api neraka"
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Bagi orang yang melaksanakan ibadah puasa, baginya ada dua saat kegembiraan.Pertama pada waktu berbuka dan kedua ketika menghadap Ilahi"
Dari Khalifah Umar bin Abdul Aziz berkata,Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sembahyang itu membawa ketengah jalan, berpuasa memajukan kamu kehadapan dan sedekah (saling membantu) memasukkan kamu kedalamnya"
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang bangun pada malam hari raya (Aidil Fitri) dengan ikhlas kerana Allah s.w.t., maka tidak akan mati hatinya saat hati semua orang telah mati" (Riwayat Ibn Majah dari Abu Umamah)
Dari Abu Ayub al-Ansari berkata bahawa Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian dia berpuasa pula sebanyak enam hari pada bulan Syawal, seolah-olah dia berpuasa sepanjang masa" (Riwayat Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiga doa yang sangat mustajab iaitu doa orang yang berpuasa, doa orang yang dizalimi dan doa orang yang musafir" (Riwayat Ahmad, Bukhari,Abu Daud &al-Tarmizi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Apabila salah seorang kamu lupa bahawa ia berpuasa, lalu ia makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya kerana sesungguhnya ia telah diberi makan dan minum oleh Allah s.w.t." (Riwayat Al-Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Andaikan kamu berbuat dosa sehingga dosamu mencapai langit, kemudian kamu bertaubat nescaya Allah s.w.t. memberi keampunan kepada maku" (Riwayat Ibn Majab)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Bukan yang bermakna puasa itu sekadar menahan makan, minum tetapi puasa yang sungguh itu menahan diri dari langha (perkataan tidak berguna) dan kata-kata yang keji" (Riwayat Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Barangsiapa yang meninggalkan sembahyang Jumaat tiga kali (berturut-turut) makan Allah s.w.t. mengecap hatinya (sebagai munafik atau orang yang melengah-lengahkannya)" (Riwayat Ahmad)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada seorang Muslim yang melihat wanita lalu dia memejamkan matanya, melainkan Allah s.w.t. akan memberi pada rasa lazat beribadat dihatinya" (Riwayat Ahmad & Al-Tabrani)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Jika kamu berpuasa maka bersiwaklah (gosok gigi) diwaktu pagi dan jangan diwaktu petang,maka sesungguhnya tiada orang puasa yang kering bibirnya diwaktu petang melainkan akan menjadi cahaya didepan matanya pada hari kiamat" (Riwayat Al-Tabrani)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Allah s.w.t. telah berfirman: Hamba-Ku yang lebih Aku cintai iaitu mereka yang segera berbuka (jika telah nyata maghrib)" (Riwayat Al-Tarmizi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Riba itu mempunyai 73 cara (jalan), yang amat ringan dosanya sama dengan seorang berzina dengan ibu kandungnya" (Riwayat Al-Hakim & Al-Baihaqi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya saat yang mustajab (berdoa) itu diantara duduk imam antara dua khutbah hingga selesai sembahyang Jumaat" (Riwayat Muslim & Abu Daud)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Satu dirham riba yang dimakan oleh setengah yang mengetahui, lebih berat disisi Allah s.w.t.daripada dosanya tiga puluh enam kali penzinaan" (Riwayat Ahmad & Al-Tabrani dari Abdullah bin Hanzalah r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Barangsiapa yang berperang untuk menegakkan kalimat (agama) Allah s.w.t. maka itu Fisabilillah" (Riwayat Bukhari, Muslim &Abu Daud dari Abu musa al-Asyari r.a)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tidak akan masuk syurga orang yang jirannya tidak aman dari gangguan-gangguannya" (Riwayat Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sinarilah rumah kamu dengan mendirikan sembahyang dan membaca Al-Quran" (Riwayat Al-Baihaqi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Roh orang mukmin akan tergantung dengan sebab hutangnya sehinggalah diselesaikan hutang tersebut" (Riwayat Ahmad,Al-Tarmizi,Ibn Majah & Al-hakim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Jika seorang berzina maka keluarlah iman daripadanya bagaikan payung diatas kepalanya dan bila menghentikannya maka kembalilah iman kepadanya" (Riwayat Abu Daud, Al-Baihaqi & Al-Tarmizi)
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sekiranya tidak menjadi keberatan kepada umatku nescaya aku menyuruh mereka bersugi (menggosok gigi) setiap kali mereka hendak mengambil wudhu" (Riwayat Ahmad, Malik & An-Nasai)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Orang yang memulakan salam adalah terlepas daripada sifat sombong dan takabbur" (Riwayat Al-Baihaqi & Al-Khatib)
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang beriman kepada Allah s.w.t. dan hari akhirat, maka hendaklah ia bercakap baik ataupun diam" (Riwayat Al-Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang benar beriman kepada Allah s.w.t. dan hari kemudian maka janganlah mengganggu jirannya dan berpesan-pesan baiklah kamu terhadap jiran" (Riwayat Bukhari)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Barangsiapa yang mempunyai anak perempuan dan tidak membunuhnya hidup-hidup, tidak menghinakannya dan tidak sayang anak lelakinya melebihi anak perempuan, nescaya akan dimasukkan dia kedalam syurga" (Riwayat Abu Daud & Al-Hakim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Berapa banyak jiran yang memegang tetangganya pada hari kiamat untuk diajukan kepada Allah s.w.t. lalu berkata: Ya Allah orang ini telah menutup pintunya daripadaku dan tidak membantu aku" (Riwayat Bukhari)
Dari Aisyah, Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Saya tidak pernah melihat Rasulullah s.a.w. menyempurnakan puasa satu bulan cukup kecuali bulan Ramadhan dan saya juga tidak melihat Baginda s.a.w. berpuasa pada bulan lain lebih banyak dari bulan Syaaban" (Riwayat Al-Bukhari & Muslim)
Dari Ayub al-Ansari, Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Jangan kamu mengadap kiblat dan jangan membelakangi ketika membuang najis atau air kencing, tetapi hendaklah kamu menhalakan diri kearah timur atau barat" (Riwayat Abu Daud)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Seorang Mukmin melihat dosanya bagaikan seorang duduk dibawah gunung dan takut kejatuhan gunung itu" (Riwayat Bukhari)
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Firman Allah s.w.t. {Dalam Hadis Qudsi} "Wahai anak Adam belanjakanlah harta kamu, nescaya akan digantikan semula oleh Allah kepadamu" (Riwayat Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Keberkatan sesuatu makanan itu ialah dengan berwuduk sebelum dan selepas makan" (Riwayat Ahmad, Daud, Al-Tarmizi & Hakim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya dari sedekah dan silaturrahim itu Allah s.w.t. akan menambah dengan keduanya itu lanjut umur dan menolak dengan keduanya kematian yang tidak baik dan dihindarkan dengan keduanya semua yang tidak sesuai dan dikhuatirkan" (Riwayat Abu Ya'la dari Anas r.a.)
Dari Abu Hurairah r.a. bahawa Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya Allah s.w.t. akan merahmati seorang yang lapang dadanya ketika menjual,membeli dan menagih hutang" (Riwayat Bukhari dari Jabir r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada seorang Muslim yang tiba padanya waktu sembahyang fardhu lalu dia menyempurnakan wuduk dan khusyuk serta rukuk,sujudnya melainkan sembahyang itu menjadi penebus dosanya yang telah lalu selama dia tidak berbuat dosa besar dan yang demikian itu sepanjang masa" (Riwayat Muslim dari Uthman r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada dua malaikat yang mencatat amal itu menghadap Allah s.w.t. membawa sembahyang seorang dua kali sembahyang, melainkan Allah s.w.t. berkata pada dua malaikat itu: Aku persaksikan kepada kamu bahawa Aku telah mengampunkan pada hamba-Ku dosa-dosa yang telah terjadi diantara dua sembahyang itu" (Riwayat Al-Baihaqi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang belajar ilmu agama yang seharusnya untuk mencapai keredhaan Allah s.w.t. tiba-tiba dipelajarinya hanya untuk mencapai tujuan dunia, maka dia tidak akan dapat bau syurga pada hari kiamat" (Riwayat Al-Nasai dari Abu Hurairah r.a.)
Daripada Kaab bin Iyad r.a. katanya, aku mendengar bahawa Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya bagi tiap-tiap umat itu ada ujian dan ujian bagi umatku ialah harta" (Riwayat Al-Tarmizi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiap orang yang diberikan Allah s.w.t. ilmu agama, lalau disembunyikan maka Allah s.w.t. mengendalikan mulutnya pada hari kiamat dengan kendali dari api neraka" (Riwayat Al-Tabrani dari Ibn Mas'ud r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada dosa yang lebih layak untuk disegerakan Allah s.w.t. seksanya didunia disamping apa yang disediakan kelak diakhirat daripada aniaya dan memutuskan hubungan kekeluargaan" (Riwayat Al-Tarmizi & Ibn Majah dari Abu Bakar Al-Siddiq r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sembahyang berjemaah itu lebih afdal daripada sembahyang bersendirian dua puluh tujuh darjah" (Riwayat Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Jika berdiri bulu roma seorang hamba Allah, maka akan berguguran daripadanya dosa-dosanya bagaikan gugurnya daun dari pokok yang telah kering" (Riwayat Abu Syaikh & Al-Baihaqi dari Abbad bin Abdul Muttalib r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang membaca (Surah Al-Ikhlas) dalam kesakitan dan matinya ,tiadalah dia akan menderita fitnah didalam kubur, terpelihara dari tekanan kubur dan dihari kiamat kelak dia akan dipapah oleh malaikat dengan telapak tangan hingga terlepas dari titian (sirat) dan selamat dia memasuki syurga" (Riwayat Al-Tabrani)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Dan perumpamaan orang yang datang terlebih dahulu (ke Masjid pada hari Jumaat) bagaikan orang yang sedekah unta, kemudian bagaikan yang sedekah lembu, kemudian bagaikan sedekah kambing, kemudian bagaikan sedekah ayam, kemudian bagaikan sedekah telur" (Riwayat Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Ketika Allah s.w.t. telah selesai menjadikan semua makhluk, maka menulis tulisan yang ada diatas Arsy yang berbunyi:Rahmat-Ku mendahului murka-Ku (Rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku)" (Riwayat Bukhari, Muslim & Ibn Majah)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Seandainya seorang kamu keluar membawa tali (kehutan) lalu pulang membawa seberkas kayu api lantas kayu itu dijualnya dimana dia dapat kehormatannya, maka perbuatan itu adalah lebih baik daripada dia meminta-minta, sama ada diberi ataupun tidak" (Riwayat Bukhari)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tidak dihalalkan seorang Muslim memulau sesama Muslim lebih dari tiga hari tiga malam, maka siapa yang memulau lebih dari tiga hati tiga malam lalu mati akan masuk kedalam api neraka" (Riwayat Abu Daud & Al-Nasai)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa wuduk pada hal dia masih berwuduk maka dicatat untuknya sepuluh hasanat (kebajikan)" (Riwayat Abu Daud dari Ibn Umar r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang berwuduk pada hari Jumaat maka menyempurnakan wuduknya kemudian pergi kemasjid untuk solat Jumaat dan mendengarkan khutbah dan memperhatikannya, maka diampunkan baginya dosa-dosa yang terjadi antara Jumaat itu dengan Jumaat yang sebelumnya" (Riwayat Muslim & Ahmad)
Dari Abu Hurairah r.a. katanya, Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Orang Mukmin yang paling sempurna imannya ialah mereka yang paling baik akhlaknya..."(Riwayat Al-Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sembahyang sunat dua rakaat ditengah malam dapat menghapuskan dosa-dosa" (Riwayat Ad-Dailami dari Jabir r.a)
Dari Ummu Mukminin Aisyah r.a. "Pilihlah tempat air mani kamu dan nikahilah orang-orang yang sepadan" (Riwayat Ibnu Majah daripada Imam Al-Hakimi)
Dari Abu Hurairah r.a. katanya, Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sebaik-baik saf bagi orang lelaki ialah dihadapan dan seburuk-buruknya ialah dibelakang. Sebaik-baik saf bagi orang perempuan ialah dibelakang dan seburuk-buruknya dihadapan" (Riwayat Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada dosa yang lebih besar disisi Allah s.w.t. sesudah syurik daripada titisan mani yang diletakkan didalam rahim yang haram baginya" (Riwayat Ibn Abid Dunya)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya yang berzina atau minum khamar maka terlepaslah iman daripadanya sebagaimana orang melepaskan gamis (baju) dari kepalanya" (Riwayat Al-Hakim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya Rejab adalah bulan Allah s.w.t. Sya'aban bulanku dan Ramadhan bulan umatku" (Riwayat Abu Al-Fatah bin Abu Al-Fawaris)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang berwuduk sahaja untuk menghadiri sembahyang Jumaat adalah sudah baik (memadai) akan tetapi siapa yang mandi,maka adalah terlebih baik" (Riwayat Abu Daud)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang membaca Surah Al-Waqi'ah pada tiap malam, maka tidak akan menderita kemiskinan untuk selamanya" (Riwayat Al-Baihaqi dari Ibn Mas'ud r.a)
Dari Anas r.a. katanya bahawa Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang tidur atau terlupa hingga luput sembahyang hendaklah dia menunaikan (sembahyang) sebaik-baik sahaja dia ingat (sedar) kembali" (Riwayat Al-Bukhari)
"Wanita-wanita yang buruk itu untuk lelaki yang buruk dan lelaki-lelaki yang buruk untuk wanita yang buruk, sedangkan wanita-wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik" (Surah An-Nur : 26)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Pedagang yang amanah, yang jujur, yang Muslim, kelak pada hari kiamat akan berkumpul dengan para syuhada (orang-orang yang mati syahid)" (Riwayat Al-Hakim & Ibn Majah dari Ibn Umar r.a)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada seorang Muslim yang mati pada hari atau malam Jumaat melainkan Allah s.w.t. akan menyelamatkannya dari ujian kubur" (Riwayat Ahmad & Al-Tirmizi)
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Apabila manusia membaca ayat Syajadah kemudian sujud, terhindarlah syaitan laknatullah seraya menangis dan berkata,'celakalah aku, disuruh manusia (anak Adam) sujud, sujudlah dia, balasannya syurga. Saya juga disuruhnya sujud,tetapi saya enggan maka balasannya bagi saya ialah neraka" (Riwayat Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Pilihlah untuk tempat nuthfah kamu atau air mani kamu, kerana pembuluh darah ini merupakan sinar pancaran" (Riwayat Ibn Majah dan Ad-Dailami)
"Carilah tempat-tempat yang sepadan untuk air mani kamu kerana seseorang itu boleh jadi akan lebih menyerupai keluarga pihak isteri" (Mutiara Kata)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada dosa yang lebih layak untuk disegerakan oleh Allah s.w.t. seksanya didunia disamping apa yang disediakan kelak diakhirat daripada aniaya dan memutuskan hubungan kekeluargaan" (Riwayat Al-Tarmizi & Ibn Majah dari Abu Bakar Al-Siddiq r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Bukan seorang Mukmin orang yang kenyang sedangkan tetangga disebelahnya kelaparan (sedang dia mengetahui)" (Riwayat Al-Hakim & Al-Baihaqi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Kahwinilah wanita-wanita yang berada didalam lingkup/naungan yang baik kerana pembuluh darah itu laksana cahaya" (Riwayat Ibn-'Adi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sebaik-baik puasa selepas Ramadhan ialah puasa dalam bulan Muharam" (Riwayat Muslim, Bukhari, Abu Daud, Tarmizi,Nasai & Ibn Majah)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Janganlah engkau nikahi orang-orang yang masih berkerabat kerana anak dicipta laksana cahaya. Carilah wanita-wanita yang jauh dan janganlah engkau memilih yang dekat hubungannya" (Riwayat Ahmad, Malik & Al-Nasai)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya tujuh petala langit dan bumi sama mengutuk orang yang selalu berzina dan bau kemaluan pelacur didalam neraka dapat mengganggu ahli neraka lainnya kerana sangar busuk" (Riwayat Al-Bazzar)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiap mata pasti akan menangis pada hari kiamat kecuali mata yang dipejamkan dari segala yang haram dan mata yang berjaga malam dalam jihad fisabilillah dan mata yang menitiskan air mata walaupun sebesar kepala lalat kerana takutkan Allah s.w.t." (Riwayat Abu Naim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Bukanlah kemuliaan itu dengan memakai pakaian cantik dan bersegak tetapi ia adalah dengan ketenangan (sopan santun) dan merendah diri" (Riwayat Ad-Dailami)
Usamah bin Zaid r.a. berkata bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang meninggalkan sembahyang Jumaat hingga tiga kali tanpa uzur,maka akan dicatat dari golongan orang munafik" (Riwayat Al-Tabrani)
Dari Abu Dzar al-Ghifari r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Wahai Abu Dzai, jika engkau hendak berpuasa tiga hari sebulan puasalah pada 13,14 dan 15"(Riwayat Ahmad & Al-Nasai)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Empat (macam manusia) tidak Allah s.w.t. masukkan merka ke syurga dan tidak akan merasai kenikmatannya, peminum arak, pemakan riba, menzalimi (memakan) harta anak-anak yatim dengan tiada hak dan derhaka pada ibu bapanya" (Riwayat Al-Hakimi)
Dari Abu Qatadah ketika Nabi Muhammad s.a.w tentang hari Asyura bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w menjawab: "Puasa hari Asura boleh menghapuskan dosa satu tahun yang lalu" (Riwayat Muslim)
Allah s.w.t. berfirman: "Harta dan anak-anak itu perhiasan penghidupan dunia tetapi amal-amal soleh yang tinggal (buahnya) itu lebih baik disisi Tuhanmu tentang ganjarannya dan tentang harapannya" (Surah Kahfi:46)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Barangsiapa yang memelihara sembahyang lima waktu dengan sempurna wuduknya dan diwaktunya, adalah baginya cahaya dan tanda pada hari akhirat dan barangsiapa mensia-siakan, nescaya dikumpulkan ia (kelak dineraka) dengan Firaun dan Hamam" (Riwayat Ahmad)
Allah s.w.t. berfirman: "Dan orang-orang yang berkata'Ya Tuhan, anugerahkan lah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami dari golongan orang-orang yang bertakwa" (Surah Furqan:74)
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Kewajipan seorang Muslim keatas Muslim yang lain iaitu lima perkara, menajwab salam, melawat orang sakit, mengiringi jenazah, menerima undangan dan mendoakan orang yang bersin" (Riwayat Al-Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Setiap isteri yang minta cerai dari suaminya tanpa apa-apa (tanpa alasan yang dapat dibenarkan) maka haram atasnya bau syurga" (Riwayat Abu Daud & Al-Tirmizi)
Dari Ibn Umar r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Ingatlah tiap sesuatu yang memabukkan itu khamar (arak) dan tiap khamar itu haram" (Riwayat Ahmad & Abu Ya'la)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang menjadi saksi untuk merugikan seseorang dengan persaksian yang tidak benar, maka hendaklah menyiapkan tempatnya dalam neraka" (Riwayat Ahmad dari Abu Hurairah r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang mebuat ibubapanya gembira (memberi keredhaan) maka sesungguhnya ia mendapat redha Allah s.w.t. Sesiapa yang menyakiti hati ibubapanya, maka sesungguhnya ia mendapat kebencian Allah s.w.t." (Riwayat Bukhari)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Bila tertusuk seorang dengan jarum kecil atau jarum besar dari besi, maka baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya" (Riwayat Al-Tabrani dari Ma'qil bin Yasar r.a.)
Allah s.w.t. berfirman: "Dia bersembunyi dari manusia lantaran kejahatan yang dikhabarkan kepadanya, apakah dia akan pelihara dia dalam kehinaan ataukah dia akan sumbat dia dalam tanah? Sungguh jelek apa yang mereka hukumkan" (Surah An-Nahl:59)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Semua dosa-dosa dilambatkan Allah s.w.t. (pembalasannya) sesukanya dari akhirat melainkan derhaka kepada kedua ibubapa maka sesungguhnya Allah s.w.t.menyegerakan (bala siksaan) bagi yang bersangkutan sewaktu hayatnya didunia ini sebelum matinya" (Riwayat Al-Tabrani)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Orang yang mencekik dirinya sendiri sampai mati akan mencekiknya juga didalam neraka, dan orang yang menikam dirinya juga akan menikam dirinya dalam neraka dan orang yang melemparkan diri dari tempat tinggi untuk membunuh diri maka akan selalu dia melemparkan dirinya didalam neraka" (Riwayat Bukhari & Abu Hurairah r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Andaikan kamu berbuat dosa hingga dosamu mencapai langit, kemudian kamu bertaubat, nescaya Allah s.w.t. memberi ampun kepada kamu" (Riwayat ibn Majah)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tidak akan berzina seorang pelacur semasa berzina jika dia beriman, dan tidak akan minum khamar (arak) ketika meminumnya jika beriman dan tidak akan mencuri seorang pencuri jika dia beriman" (Riwayat Bukhari & Muslim)
Allah s.w.t.. telah berfiman "Dan sesungguhnya telah datang utusan-utusan Kami kepada Ibrahim dengan (membawa) khabar gembira sambil mereka berkata: "Selamatlah"Dia menjawab: "Selamat" Surah Hus:69)
Berkata Umar Ibn Abdul Aziz bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sembahyang itu membawa kamu menempuh ketengah jalan,puasa memajukan kamu kehadapan pintu dan sedekah (saling membantu) memasukkan kamu kedalamnya."
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sembahyang sunat dua rakaat ditengah malam dapat menghapuskan dosa-dosa" (Riwayat Ad-Dailami dari Jabir r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Semua anak Adam (manusia) itu sering membuat kesalahan (dosa) dan sebaik-baik manusia yang membuat kesalahan (dosa) itu ialah orang-orang yang suka bertaubat" (Riwayat Al-Tirmizi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya kamu sekelian pada hari kiamat akan dipanggil dengan nama kamu sendiri dan nama bapa kamu,kerana itu hendaklah kamu perindahkan nama kamu" (Riwayat Abu Daud)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang menyiapkan keperluan orang yang berjihad fisabillah maka bererti dia telah berjihad dan siapa yang menjaga keluarga orang yang pergi berjihad dengan baik maka bererti dia telah ikut berjihad fisabilillah" (Riwayat Bukhari & Muslim dari Zaid bin Khalid al-Juhani)
Dari Abu Qatabah bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Puas pada hari Arafah itu boleh menghapuskan dosa yang dikerjakan selama dua tahun iaitu tahun yang telah lalu dan tahun yang akan datang" (Riwayat Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Dosa yang paling besar ialah syirik, derhaka pada ibu bapa dan membunuh orang tanpa hak" (Riwayat Anas r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sebaik-baik puasa ialah puasa Nabi Daud Alai-His-Salam, ia berpuasa sehari dan berbuka sehari..."(riwayat Al-Tirmizi & Al-Nasai)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Gunakanlah lima sebelum tibanya lima iaitu gunakan masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sihatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa lapangmu sebelum masa sibukmu dan masa hidupmu sebelum masa matimu" (Riwayat Al-Hakim & Al-Baihaqi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Setiap bayi tergadai pada akidahnya, disembelih pada hari ketujuh dan pada hari itu pula dicukurkan dia dan diberi nama" (Riwayat Ahmad)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Untuk bayi lelaki dua ekor kambing kibas dan untuk bayi perempuan seekor kambing kibas dan tidaklah merugikan kamu yang jantan atau pun yang betina" (Riwayat Ahmad dan Al-Tirmizi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya Allah s.w.t. telah menutup Surah Al-Baqarah dengan dua ayat yang diberikan kepadaku dari perbendaharaan dibawah Arsy, amka pelajari olehmu dan ajarkan pada isteri dan anak-anakmu sebab itu sebagai solat dan basaan serta doa" (Riwayat Al-Hakim dari Abu Dzar r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang menjual sesuatu yang ada aibnya lalu tidak dijelaskan kepada pembelinya maka tetap berada dalam murka Allah s.w.t. dan selalu dikutuk oleh malaikat" (Riwayat Ibn-Majah)
Allah s.w.t. berfirman "Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, iaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan" (Surah Al-Baqarah:233)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Pakailah antara pakaianmu yang putih, kerana sesungguhnya pakaian putih itu lebih suci dan lebih baik dan kapanlah orang-orang mati kamu dengan kain putih" (Riwayat Ahmad)
Dari Kaab bin Iyad r.a. berkata bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya bagi tiap-tiap umat itu ada ujian dan ujian bagi umatku ialah harta" (Riwayat Al-Tirmizi)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "SesungguhnyaAllah s.w.t. tetap menerima taubat seorang hamba selama dia belum nazak dan mati" (Riwayat Al-Tirmizi dari Ibn Umar r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang berperang untuk menegakkan khalimat Allah s.w.t. maka itu fisabi lillah" (Riwayat Bukhari, Muslim & Abu Musa al-Asyari r.a.)
Allah s.w.t. telah berfirman "Kaum lelaki adalah pemimpin bagi kaum wanita kerana apa yang telah Allah lebihkan sebahagian mereka diatas yang lain dan kerana belanja yang telah mereka keluarkan daripada harta mereka" (Surah An-Nisa:34)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang beriman kepada Allah s.w.t. dan hari kemudian maka janganlah mengganggu jirannya dan berpesan-pesan baiklah kamu terhadap jiran" (Riwayat Bukhari) Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tidak akan masuk neraka orang yang didalam hatinya ada seberat biji sawi daripada iman dan tidak akan masuk syurga yang didalam hatinya ada seberat biji sawi dari sombong" (Riwayat Muslim & Abu Daud)
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Kalau tidak kerana ada wanita dan anak-anak didalam rumah sedangkan aku bersembahyang isya, nescaya aku suruh pemudaku membakar rumah-rumah (yang penghuninya tidak hadir berjemaah itu)" (Riwayat Ahmad)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Lima macam dosa yang tidak ada tebusannya iaitu Syirik terhadap Allah s.w.t., membunuh orang tanpa hak, membuat tuduhan palsu terhadap seorang Muslim, lari dari barisan Muslimin dalam peperangan dan sumpah palsu untuk mengambil hak orang lain" (Riwayat Ahmad)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang membaca seratus ayat (dari Al-Quran) pada suatu malam, maka akan dicatat pahalanya seperti pahala sembahyang semalam" (Riwayat Ahmad dari Tamim r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Orang yang memulakan memberi salam adalah terlepas daripada sifat sombong dan takabbur" (Riwayat Al-Baihaqi & Al-Khatib)
Allah s.w.t. berfirman "Wahai orang-orang yang beriman!janganlah kamu mengangkat suara kamu keatas suara Nabi" (Surah Al-Hujurat:3)
Allah s.w.t. berfirman "Sesungguhnya Allah tiada menyukai orang yang sombong lagi mengangkat diri" (Surah Luqman:18)
Allah s.w.t. berfirman "Wahai jiwa yang tenang tenteram!kembalilah kepada Tuhanmu dalam keadaan redha dan diredhai, maka masuklah kedalam golongan hamba-hambaKu. Dan masuklah kedalam syurga" (Surah Al-Fajr:27-30)
Ali bin Abu Talin k.w.j berkata Allah s.w.t. berfirman "Allah yang mengambil jiwa (manusia) ketika wafatnya dan ketika tidurnya sebelum wafat, lalu ditahan-Nya jiwa yang telah wafat, serta dilepaskan-Nya jiwa yang lain sampai kejanji yang ditentukan" (Surah Az-Zumar:42)
Nabi Muhammad s.a.w membaca firman Allah s.w.t. bermaksud: "Barangsiapa yang mempersekutu Allah, maka seolah-olah dia jatuh dari langit, lalu disambar oleh burung, ataupun dia akan menjunam dibawa angin ketempat yang paling jauh" (Surah Al-A'araf:40)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada dibunuh jiwa secara aniaya,melainkan keatas anak Adam yang pertama jaminan darahnya, disebabkan dialah orang pertama yang memulakan pembunuhan itu"
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Apabila kamu bersembahyang keatas si mati, hendaklah kamu mengikhlaskan doa kepadanya" (Riwayat Abu Hurairah r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Salam sejahtera keatas kamu, wahai penghuni kubur dari kaum Mukminin dan Muslimin, dan kamu Insya-Allah akan mengikuti kamu, kami memohon keselamatan untuk kami dan kamu juga!" (Riwayat Buraidah bin Al-Khushaib)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Apabila mati seseorang hamba, maka terputuslah amalannya kecuali dari tiga: Sedekah yang jariyah (terus-menerus manfaatnya), ataupun anak yang soleh mendoakan baginya, ataupun ilmu yang dimanfaatkan sesudah itu"
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada boleh seorang bersolat bagi pihak yang lain, dan tiada boleh seseorang berpuasa bagi pihak yang lain, akan tetapi dia hendaklah memberi makanan setiap satu mud (gantang Baghdad) dari gandum"
Allah s.w.t. berfirman "Barangsiapa yang membuat perbuatan baik sebesar atom akan dilihat-Nya, Dan barangsiapa yang membuat perbuatan jahat sebesar atom akan dilihat-Nya juga" (Surah Az-Zalzalah:7-8)
Allah s.w.t. berfirman "Walai manusia, sesungguhnya engkau mesti bekerja keras dengan bersungguh-sungguh menuju kepada Tuhanmu yang akan engkau menemui-Nya" (Surah Al-Insyiqaq:6)
Allah s.w.t. berfirman "Jika kamu bertelingkah pendapat pada sesuatu, maka kembalilah dia kepada Allah dan Rasul, jika kamu beriman kepada Allah dan hari akhirat, kerana itulah yang lebih baik, dan lebih bagus kesudahannya" (Surah An-Nisa:59)
Allah s.w.t. berfirman "Dan ketika Tuhanmu menjadi keturunan anak-anak dari punggungmu, dan Tuhan mengambil kesaksian dari mereka, kata-Nya, Bukankah aku ini Tuhan kamu? Mereka menjawab: Ya! Kamu menjadi saksi" (Surah Al-Araf:172)
Allah s.w.t. berfirman "Maka hadapkanlah wajahmu kepada agama dengan betul, ciptaan Tuhan yang telah menjadikan manusia sesuai dengan agama itu, tiada pertukaran bagi ciptaan Tuhan itu" (Surah Ar-Rum:30)
Allah s.w.t. berfirman "Maka hadapkanlah wajahmu kepada agama dengan betul, ciptaan Tuhan yang telah menjadikan manusia sesuai dengan agama itu, tiada pertukaran bagi ciptaan Tuhan itu" (Surah Ar-Rum:30)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Kamu akan dapati sejahat-jahat orang itu ialah yang bermuka dua, yang datang kesini dengan satu muka dan kesana dengan satu muka lain" (Riwayat Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Orang iktikaf itu bererti mengurangkan dosa-dosa dan berlaku pahala untuknya bagaikan pahala orang yang melakukan semua hasnat (kebajikan)" (Riwayat Al-Baihaqi & Ibn Majah dari Ibn Abbas r.a.)
Allah s.w.t. berfirman "Wahai manusia! Kalau kamu masih ragu tentang hari kebangkitan, maka ketahuilah bahawa Kamilah yang mencipta kamu dari tanah, kemudian dari setitik air mani" (Surah Al-Hajj:5)
Allah s.w.t. berfirman "Dan ketika kamu mengatakan: Hai Musa! Kami tidak akan percaya kepada kamu sehingga kami melihat Allah secara terang-terang, lalu kerana itu kamu disambar petir, sedangkan kamu ada melihatnya" (Surah Al-Baqarah:55)
Allah s.w.t. berfirman "Sesungguhnya Kami telah menjadikan manusia dari sari ranah. Kemudian kami jadikan dari tanah itu air mani yang tersimpan didalam tempat simpanan yang teguh" (Surah Al-Mukminun:12-13)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya telah datang kepada manusia suatu masa, ketika itu dia belum ada sesuatu apa pun yang dapat disebut" (Riwayat Al-Baihaqi dan Al-Hassan bin Ali r.a.)
Allah s.w.t. berfirman "Dan Tuhan mengeluarkan kamu dari perut-perut ibu kamu, sedangkan kamu tiada mengetahui apa pun, lalu dijadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati moga-moga kamu berterima kasih" (Surah Al-Nahl:78)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang tidak meninggalkan kata dusta (bohong semasa puasa) maka Allah s.w.t. tidak berhajat padanya untuk meninggalkan makan minumnya" (Riwayat Bukhari)
Allah s.w.t.. berfirman "Katakanlah, bahawa Malaikat Maut yang telah diserahi perkara kamu akan mewafatkan kamu, kemudian itu kamu akan kembali pada Tuhan kamu" (Surah As-Sajadah:11)
Allah s.w.t. berfirman "Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan keterangan Kami, dan memandang rendah terhadapnya, tidak akan dibukakan pintu-pintu langit kepada mereka" (Surah Al-Araf:40)
Allah s.w.t. berfirman "Diatas orang yang berpengetahuan itu ada lagi yang Maha Tahu" (Surah Yusuf:78)
Allah s.w.t.. berfirman "Dan diantara kamu ada yang disampaikan Allah kepada usia tua bangka, supaya dia tiada ketahui lagi sesuatu yang dahulunya dia katahui" (Surah Al-Nahl:70)
Allah s.w.t. berfirman "Orang-orang yang beriman itu akan menjadi tenteram hati mereka. Ingatlah dengan mengingati Allah itu hati akan menjadi tenteram" (Surah Ar-Rad:28)
Allah s.w.t. berfirman "Tiadalah terjadi sesuatu bencana itu melainkan dengan kehendak Allah, dan siapa yang percaya kepada Allah nescaya dipimpin Allah hatinya" (Surah At-Taghabun:11)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Bukan dari umatku orang yang percaya nasib pada burung atau diusahakan dengan burung atau berdukun atau didukunkan atau menyihir atau disihirkan untuknya. Dan siapa yang datang kepada dukun lalu yakin kepadanya bererti telah kafir terhadap apa yang diturunkan pada Nabi Muhammad s.a.w "(Riwayat Al-Bazzar dari Imran bin Hushain)
Allah s.w.t. berfirman "Kalau tiada kerana kemurahan dan rahmat Allah kepada kamu, nescaya tiada seorang pun diantara kamu yang suci buat selama-lamanya" (Surah An-Nur:21)
Allah s.w.t. berfirman "Syaitan itu menjanjikan kemiskinan kepada kamu, dari menyuruh kamu mengerjakan perbuatan yang keji" (Surah Al-Baqarah:268)
Allah s.w.t. berfirman "Hanyasanya Allah akan menerima amalan itu daripada orang-orang yang bertakwa" (Surah Al-Maidah:27)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya saat yang paling mustajab (berdoa) itu diantara duduk imam antara dua khutbah hingga selesai sembahyang Jumaat" (Riwayat Muslim & Abu Daud)
Allah s.w.t. berfirman "Jika engkau membaca Al-Quran, maka mohonlah perlindungan Allah daripada syaitan yang terkutuk" (Surah An-Nahl:98)
Allah s.w.t. berfirman "Dan kalau syaitan (orang jahat) membisikkan kepada engkau sesuatu kejahatan, maka berlindunglah kepada Allah, sesungguhnya dia itu Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (Surah As-Sajadah:36)
Allah s.w.t. berfirman "(Mereka bersumpah):Kami hanya mengkehendaki niat baik dan taufik! Mereka itulah orang-orang yang diketahui Allah akan isi hati mereka" (Surah An-Nisa:62-63)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiada dikira Mukmin yang sempurna keimanannya, orang yang tidak menganggap bala itu nikmat dan kemewahan itu musibah (bala)" (Riwayat al-Tabrani)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa pada suatu malam dia mengalami kesakitan dimana dia bersabar dan redha kepada ketentuan Allah s.w.t. maka terkeluarlah dia daripada dosa-dosanya seperti keadaan dikala dia dilahirkan ibunya" (Riwayat Al-Hakim)
Allah s.w.t. berfirman "Dan katakanlah:Tuhanku!Aku berlindung diri kepada Engkau daripada bisikan syaitan. Dan aku berlindung diri kepada Engkau, Tuhanku, supaya mereka tiada mendekatiku" (Surah Al-Mukminun:97-98)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang mati tidak sempat menqadha'kan puasanya hendaklah keluarganya (walinya) menggantikan puasa tersebut" (Riwayat Al-Bukhari & Muslim)
Dari Imam Ahmad bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Seburuk-buruk yang terdapat pada jiwa manusia iaitu sifat pengecut yang menanggalkan dan sifat kikir yang melampau" (Riwayat Amru bin al-Ash r.a.)
Allah s.w.t. berfirman "Dan janganlah engkau menjadikan tanganmu terbelenggu ketengkukmu, dan jangan pula bentangkannya seluas-luasnya, sehingga engkau duduk tercela dan sensara" (Surah Al-Isra:29)
Allah s.w.t. berfirman "Dan mereka yang apabila membelanjakan hartanya melampaui batas, dan tiada pula bersifat kikir, tetapi pertengahan antara keduanya" (Surah Al-Furwan:67)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa menghulurkan kepadamu suatu kebaktian maka balaslah dia, jika kamu tiada apa-apa balasan, maka hendaklah kamu doakan kepadanya" (Riwayat Al-Tabrani)
Allah s.w.t. berfirman "Sesungguhnya manusia itu dicipta sentiasa gelisah. Jika disinggung bahaya dia berkeluh kesah, Dan jika disinggung kebaikan dia kikir pula" (Surah Al-Maarif:19-21)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Takutlah firasat orang Mukmin kerana sesungguhnya dia melihat dengan cahaya daripada Allah s.w.t."
Allah s.w.t. berfirman "Dan ketahuilah bahawasanya Allah mengetahui apa yang didalam hatimu, sebab itu berhati-hatilah dengan Tuhan" (Surah Al-Baqarah:235)
Allah s.w.t. berfirman "Dan kenanglah kurnia kepada kamu dan ingatlah perjanjian yang telah kamu ikat dengan Dia ketika kamu mengatakan:kami dengar dan kami taat" (Surah Al-Maidah:7)
Daripada Anas r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Tiga perkara yang mengiringi jenazah iaitu keluarganya, hartanya dan amalannya. Maka dua perkara akan kembali dan yang kekal hanya satu sahaja, iaitu keluarga dan hartanya akan pulang danyang tinggal hanyalah amalannya sahaja" (Riwayat Al-Bukhari & Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Apabila tetamu masuk kerumah maka dia masuk dengan rezekinya dan jika keluar, dia membawa pengampunan dosa orang-orang rumah itu" (Riwayat Ad-Dailami dari Anas r.a.)
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sembahynng fardhu lima waktu, sembahyang Jumaat ke Jumaat, puasa Ramadhan ke Ramadhan akan menghapuskan dosa-dosa diantara jarak-jarak tersebut sekiranya dijauhkan daripada dosa-dosa besar" (Riwayat Muslim)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Siapa yang pada petang harinya berasa letih dari amal usaha yang dilakukan dengan kedua tangannya sendiri, maka dia pada petang itu telah diampunkan dosanya" (Riwayat Al-Tabrani dari Ibn Abbas r.a.)
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesungguhnya dari sedekah dan silaturrahim itu Allah s.w.t. akan menambah dengan keduanya itu lanjut umur dan menolak dengan keduanya kematian yang tidak baik dan dihindarkan dengan keduanya semua yang tidak disukai dan dikhuatirkan" (riwayat Abu Ya'la dari Anas r.a.)
Allah s.w.t. berfirman "Dan kalau engkau tanya mereka: Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menjadikan matahari dan bulan, nescaya mereka akan mentakan 'Allah', jadi bagaimana pula kamu berputar dari kebenaran" (Surah Al-Ankabut:61)
Allah s.w.t. berfirman "Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu, kemudian Kami bentuk rupa kamu, kemudian Kami katakan kepada Malaikat: Sujudlah kepada Adam" (Surah Al-A'raf:11)
Langganan:
Postingan (Atom)












