Bersikap Profesional by The Art of War “Sun Tzu”

Art of War or Sun Tzu, berkata;
“Komandan yang ahli dalam perang
meningkatkan pengaruh moral dan mematuhi hukum dan peraturan. Jadi
itulah kekuatannya untuk mengendalikan sukses”
Seni dan Ilmu Pengetahuan dari Profesional
Orang professional memiliki di dalam
kekuatannya mengendalikan sukses karena dia memahami dan menerapkan isi
dari pengetahuan ilmiah. Telah dikatakan dengan jelas bahwa penjualan
adalah perdagangan bagi orang yang acuh tak acuh dan ilmu pengetahuan
bagi kaum professional.
Perang adalah seni yang didukung oleh
banyak ilmu pengetahuan, demikian pula kita dapat mengatakan bahwa
penjualan adalah seni yang didukung oleh banyak ilmu pengetahuan.
Sebagai seni, keunggulan dalam profesi penjualan memerlukan latihan dan
lebih banyak latihan. Sebagai ilmu pengetahuan, keunggulan dalam profesi
penjualan mengharuskan orang yang bersangkutan terus belajar mengenai
inti dari pengetahuan tersebut agar dapat memperbaiki secara
berkelanjutan.
Penjualan bukan pengetahuan eksakta yang
berkaitan dengan hokum fisika dimana tindakan secara konsisten
menghasilkan reaksi yang sama; sebaliknya, penjualan adalah ilmu
pengetahuan social yang berkaitan dengan hukum psikologi dan social,
dimana tindakan yang telah ditentukan meningkatkan probabilitas reaksi
tertentu. Misalnya, proses dasar dari ilmu pengetahuan social mengenai
penjualan dapat ditarik dari singkatan AIDA artinya; langkah pertama
adalah mendapatkan Attention (perhatian) dari pelanggan, berikutnya
membangun Interest (tertarik) pada apa yang Anda jual, kemudian
mengembangkan Desire (keinginan) untuk memiliki, dan langkah akhir
adalah Action (tindakan) adalah memesan apa yang Anda jual tersebut.
Kaum professional memahami pentingnya
untuk tidak mengambil peluang dengan elemen penjualan yang tidak dapat
dikendalikan (seperti menepati waktu) karena demikian banyak elemen yang
tidak dapat dikendalikan.
Kaum professional memahami psikologi dari
situasi penjualan dan memperhatikan hal-hal kecil yang membuat
perbedaan. Kaum professional mengetahui kapan membuat pilihan antara
bersiap (persiapan) dan maju (tindakan). Mereka mengetahui bahwa
kemungkinan terbesar untuk sukses terletak di sisi tindakan; ketika kita
melakukan sesuatu, kita cenderung menjadi penentu situasi.
Menetapkan standar tinggi untuk kinerja
Anda sendiri dan mempunyai harapan yang tinggi dari mereka yang bekerja
bersama Anda. Semakin tinggi sasaran, semakin besar hasil yang akan
dicapai. Ketika kita merencanakan kinerja yang rendah, itulah yang akan
kita dapat. Pertimbangkan melakukan survey pelanggan Anda mengenai
kinerja Anda. Opini mereka merupakan satu-satunya yang benar-benar
penting.
Jangan mengatakan hal yang salah, dan
jangan menggunakan kata-kata keliru ketika Anda mengatakan hal yang
benar. Komentar mengenai seks,agama, dan ras tidak termasuk dalam
diskusi bisnis. Titik. Bahasa yang kotor harus dicoret. Jalan keluar.
Titik. Pastikan gurauan Anda sehat dan pantas.
Jangan mendiskusikan pesaing Anda. Anda
pasti tidak ingin mengatakan sesuatu yang baik mengenai perusahaan
pesaing Anda-dan mengatakan sesuatu yang buruk dapat berdampak merugikan
Anda sendiri. Bila Anda mengatakan sesuatu, gunaka pujian yang kabur
seperti, “mereka orang baik” Intinya bahwa Anda tidak akan sukses dengan
menenggelamkan orang lain.
Hindari kata “Tidak” terutama di awal
kalimat atau sebagai jawaban atas suatu pertanyaan. Sarankan
alternative. Berbicaralah mengenai apa yang dapat Anda lakukan. Gunakan
kata-kata yang baik. Sebagai pengganti mengatakan “biaya” atau
“pembayaran” katakana “investasi”. Sebagai pengganti mengatakan “tanda
tangan” katakana “oke” atau “setuju”. Ingat bahwa kita diajarkan untuk
tidak pernah menandatangani apapun.
Gunakan bahasa yang tepat untuk apa yang
kita katakana dan apa yang tidak kita katakana. Tidak ada tenaga penjual
professional bekerja dalam vakum. Standard an harapan yang kita
tetapkan untuk diri kita sendiri dan anggota tim kita banyak berhubungan
dengan hasil yang akan dicapai. Bidiklah bintang di langit.
Penjualan yang sukses sering melibatkan
presentasi yang sukses. Intinya latih diri dan belajar (membaca) terus
menerus, latih diri Anda bertanya dan berbicara, perbaiki kemampuan
berbicara Anda, itu modal utama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar